ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN (STUDI KASUS: PROPINSI SUMATERA SELATAN DAN BENGKULU)

Authors

  • Asmanita .

DOI:

https://doi.org/10.31851/jmwe.v9i1.4212

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis berapa besar tingkat ketimpangan pendpatan antara Propinsi Sumatera Selatan dan Propinsi Bengkulu. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data time series yang merupakan data sekunder yang berasal dari publikasi Badan Pasat Statistik. Analisa yang diggunakan adalah teknik analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif dengan menganalisisis permasalahan berdasarkan teori dan alat analisis indek Gini ratio, dan indek Williamson. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil penelitian Indeks Wiliamson apabila dibandingkan antara Propinsi Sumatera Selatan dan Propinsi Bengkulu ternyata Propinsi Bengkulu adalah propinsi yang memiliki IW cukup tinggi dengan rata-rata 0,43 yang  menunjukkan tingkat ketimpangan antar wilayah yang semakin tinggi pula. Sebaliknya, Propinsi Sumatera Selatan adalah propinsi yang memiliki tingkat IW yang rendah dengan rata-rata 0,125 artinya ketimpangan daerahnya juga rendah dan kemerataan di daerahnya menjadi tinggi. Dari hasil analisis antara Indeks Willimason dengan Indeks Gini terdapat persamaan  hasil. Dimana dari dua hasil perhitungan ini setiap tahun nilai ketimpangannya semakin menurun di setiap tahunnya

 

Kata Kunci:  Ketimpangan Pendapatan, Indeks Gini Rasio, Indeks Williamson.

Downloads

Published

2012-04-01