FUNDAMENTALISME DALAM SYAIR PERANG PALEMBANG 1819

Jeki Sepriady

Abstract


Fundamentalisme berupa paham yang mengajak orang untuk mengikuti hukum-hukum Islam yang sebenarnya, seperti contoh yang kita ketahui kata Jihad sangat kental hubungannya dengan istilah fundamentalisme, kandungan dari naskah Syair Perang Palembang 1819 ini memiliki nilai fundamentalisme tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaiamanakah kandungan nilai fundamentalisme dalam Syair Perang Palembang 1819?. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naskah Syair Perang Palembang 1819 merupakan salah satu karya terbaik dari Sultah Mahmud Badaruddin II yang masih dikenal sampai dengan sekarang. Di dalam naskah ini banyak terkandung nilai-nilai yang dapat meningkatkan jiwa nasionalisme terhadap tanah air. Salah satu nilai yang terkandung di dalamnya adalah fundamentalisme, banyak ditemukan penulis bahwa sultan menggunakan istilah Islami untuk menggambarkan bagaimana jalannya peperangan tersebut.

Keywords


Fundamentalisme, Syair Perang Palembang 1819

Full Text:

PDF

References


Barber, Benjamin R. 2002. Jihad VC Mc Word (Fundamentalisme, Anarkisme Barat dan Benturan Peradaban). Surabaya: Pustaka Promethea.

Farida. 2009. Perang Palembang dan Benteng-Benteng Pertahanannya. Palembang: Program Studi Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya.

Hanafiah, Djohan. 1995. Melayu-Jawa: Citra Budaya dan Sejarah Palembang. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Idris, Muhamad. 2015. Perhiasan Bagus: Sumber Pembelajaran Moral Masyarakat Melayu. Palembang: NoerFikri.

Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. 2017. Nilai-Nilai Kebangsaan Yang Bersumber Dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jakarta: Kedeputian Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhanas RI.

Mujib. 2011. Sejarah Raja-Raja Palembang dan Silsilah Keturunannya. Depok: Foukoka Pustaka Utama.

Rahman, Syaipul, dkk. 2009. Syair Perang Palembang 1819: Alih Aksara dan Alih Bahasa Naskah Kuno Arab-Melayu. Palembang: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palembang.

Ravico. “Konflik Elit Politik Di Kesultanan Palembang Darussalam Tahun 1803-1821”. dalam Tamaddun. Volume XIV, Nomor 2, Juli-Desember 2015. (56-61).

Yani, Zulkarnain. 2000. Tarekat Sammaniyah di Palembang. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama.




DOI: http://dx.doi.org/10.31851/kalpataru.v5i1.2936

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.