NILAI SEJARAH GEREJA SILOAM DALAM PENYEBARAN AGAMA KRISTEN DI KOTA PALEMBANG SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH

Otty Nindi Kesuma, Kabib Sholeh

Abstract


Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) Palembang “Siloam” pertama kali berdiri di Palembang pada tahun 1933 oleh Belanda. Gereja Siloam salah satu bentuk perkembanganya agama Kristen di Palembang, hingga sekarang Gereja ini masih digunakan sebagai tempah beribadah bagi agama Kristen. Permasalahan dalam penelitian ini adalah nilai sejarah apakah pada Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan Palembang “Siloam” yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai sejarah Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan Palembang “Siloam” yang dapat dimanfaatkkan sebagai sumber pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gereja Siloam didirikan pada tahun 1933 di kawasan jalan Talang Semut yang memiliki nama Belanda Gereja Gereformeerd. Gereja ini merupakan hasil dari peninggalan kolonialisme dari bangsa Belanda, Gereja ini juga memiliki peran besar dalam perkembangan agama Kristen di kota Palembang. Dengan dijadikanya nilai sejarah Gereja Siloam dalam penyebaran agama Kristen di kota Palembang sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA Negeri 2 Palembang, maka dapat membantu siswa mengetahui dan belajar hasil bangunan yang ditinggalkan para penjajah dari Belanda di kota Palembang sehingga dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dalam diri siswa.

Keywords


Gereja Siloam, Agama Kristen, Pembelajaran Sejarah.

Full Text:

PDF

References


Bungin, Burhan. 2015. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Culver, E. Jonathan. 2014. Sejarah Gereja Indonesia. Bandung: Biji Sesawi.

Hestiliani, Teti, dkk. 2017. “Kota Palembang Pada Masa Pemerintahan Kolonial Belanda Tahun 1906-1942”. Dalam Jurnal Pendidikan Sejarah Criksetra. Yogyakarta,15.

Hardiana, Yanyan. “Pembelajaran Sejarah Indonesia Berbasisi Peristiwa-Peristiwa Lokal di Tasikmalaya Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbpikir Kritis”. Dalam Historia Jurnal Pendidiksn Sejarah dan Sejarah. Volume XV, Nomor 1, 2017).

Imanuelo, M. 2010. “Tinjauan Umum Agama Kristen dan Nilai-nilai Kekristenan”. Dalam E-Journal UAJY Respository. Universitas Atma Jaya. Yogyakarta, 15.

Jonge, D. C. 1993. Pembimbing Ke Dalam Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Soeroso, M. P. 2017. 25th Retrospeksi Balai Arkeologi Sumatera Selatan. Yogyakarta: Kepel Press.

Sugiyono. 2017. Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.

Tim Yayasan GKSBS. 1976. Peringatan 20 Tahun Gereja Kristen Palembang “Siloam”. Palembang: Yayasan GKSBS.




DOI: http://dx.doi.org/10.31851/kalpataru.v5i1.2944

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.