PERBEDAAN EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE KARYAWISATA DENGAN METODE CERAMAH PADA MATERI SITUS MASJID DAN MAKAM MANTINGAN TERHADAP KESADARAN SEJARAH PADA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 PECANGAAN KABUPATEN JEPARA

Authors

  • Dian Eka Mayasari
  • Sri Wahyuni

DOI:

https://doi.org/10.31851/kalpataru.v1i1.533

Abstract

ABSTRAK

 

Situs-situs sejarah sebenarnya bisa dimanfaatkan dalam proses pembelajaran sejarah, sehingga pembelajaran bisa lebih variatif dan tidak membosankan. Tujuan dalam penelitian ini: adakah perbedaan keefektifan penggunaan metode karyawisata dengan metode ceramah pada materi situs Masjid dan Makam Mantingan terhadap kesadaran sejarah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pecangaan Kabupaten Jepara.  Pendekatan yang digunakan: kuantitatif karena peneliti meyakini bahwa realitas sosial itu benda mati yang dapat diperhitungkan.Variabel yang dikaji: metode karyawisata dan metode ceramah, kesadaran sejarah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pecangaan. Data dikumpulkan menggunakan angket. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif dan uji beda rata-rata dua sempel. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan metode karyawisata tingkat kesadaran sejarah termasuk kategori sangat tinggi: 40 siswa (57,14%), kategori tinggi :29 siswa (41,43%) dan ada 1 siswa (1,43%) termasuk kategori sedang. Kedua, tingkat kesadaran sejarah siswa dengan metode ceramah diperoleh hasil bahwa sebanyak 34 siswa (48,57%)siswa kategori sangat tinggi: 28 (40,00%) dengan kategori tinngi dan 2 siswa (2,86%) sedang. Ketiga, ada perbedaan keefektifan penggunaan metode karyawisata dengan metode ceramah pada materi situs Masjid dan Makam Mantingan terhadap kesadaran sejarah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pecangaan Kabupaten Jepara, kelompok eksperimen dengan metode karyawisata diperoleh rata-rata sebesar 83,61 sedangkan siswa dengan metode ceramah diperoleh rata-rata sebesar 67,10.

 

Kata Kunci: metode karyawisata, ceramah

Downloads

Published

2016-06-24