PEMBELAJARAN ERA DISTRUFTIP MENUJU MASYARAKAT 5.0

Ellen Ellen, Mirin Mirin

Abstract


Abstract At the time of the Industrial Revolution now the Indonesian government program for equity, has been re-launched society 5.0. Society 5.0 is an era initiated by the Japanese government with the concept of a human-centered society and technology-based. The current era of global competition requires the existence of quality learning to provide facilities for students in developing skills, skills and abilities as capital to face challenges in global life. Therefore it is necessary to apply the HOTS learning system (Higher Order Thinking Skills. Higher Order Thinking Skills (HOTS) is a process of thinking students in higher cognitive levels developed from various concepts and cognitive methods and taxonomy of learning such as problem solving methods, taxonomy bloom, and taxonomy of learning, teaching, and assessment. The main goal of high order thinking skills is how to improve students 'critical thinking skills at a higher level. The results are by applying HOTS learning (Higher Order Thinking Skills students' ability to think critically at school the middle class is faster in accepting various types of information, creative thinking in solving a problem using the knowledge they have and making decisions in complex situations

 

KeywordsHOTS; Junior high school; Era of Society 5.0

 

 

Abstrak Pada saat revolusi Industri sekarang ini program pemerintah Indonesia guna pemerataan, sudah diluncurkan kembali society 5.0. Society 5.0 merupakan era yang dicetuskan oleh pemerintah Jepang dengan konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based). Era baru ini menjadi tantangan dan peluang bagi masyarakat dan khususnya siswa untuk meningkatkan soft skill sehingga mampu meningkatkan kecakapan dan keterampilan untuk belajar dan belajar sehingga mampu menjadi modal untuk masa yang akan datang. Oleh sebab itu perlu menerapkan sistem pembelajaran HOTS (Higher Order Thinking Skills), yaitu suatu proses berpikir peserta didik dalam level kognitif yang lebih tinggi yang dikembangkan dari berbagai konsep dan metode kognitif dan taksonomi pembelajaran seperti metode problem solving, taksonomi Bloom, dan taksonomi pembelajaran, pengajaran, dan penilaian. Tujuan utama dari HOTS adalah bagaimana meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada level yang lebih tinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini didapat dari kajian beberapa literatur. Hasilnya dengan menerapkan pembelajaran HOTS kemampuan siswa untuk berpikir secara kritis pada Sekolah Menengah Pertama lebih cepat dalam menerima berbagai informasi, berpikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah menggunakan pengetahuan yang dimiliki serta membuat keputusan dalam situasi-situasi yang kompleks.

 

  Kata KunciHOTS, Sekolah Menengah Pertama, Era Society 5.0


Full Text:

PDF

References


Anderson, J. R. (2008). Problem Solving and Learning. American Psychologist. Vol.48. No. I. 35-4-1.

Anderson, L.W., dan Krathwohl, D.R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing; a Revision of Bloom's Taxonomy of Education Objectives. New York: Addison Wesley Lonman Inc.

Apandi, Idris (2017). Pembelajaran dan Penilaian HOTS. Bandung: Widyaiswara Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat.

Limbach & Waugh. (2010). Developing Higher Level Thinking. Journal of Instructional Pedagogies, 1-9.

Nisa, Choerun Nur, Nadiroh, Eko Siswono. (2018). Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Tentang Lingkungan Berdasarkan Latar Belakang Akademik Siswa. Volume XIX Nomor 2 September 2018 e-ISSN : 2580-9199.1-14

Nurhaidah, M. Insya Musa. (2015). Dampak Pengaruh Globalisasi Bagi Kehidupan Bangsa Indonesia. Jurnal Pesona Dasar Universitas Syiah Kuala Vol. 3 No. 3, April 2015, hal 1- 14 ISSN: 2337-9227

Prasad, Bhawani. (2012). Higher Order Thinking in Education. Academic Voices A Multidisciplinary Journal Volume 2, N0. 1, 2012. pp 5-10

Sofyan, Fuaddilah Ali. (2019). Implementasi HOTS Pada Kurikulum 2013. Jurnal Inventa Vol III. No 1 Maret 2019:1-17.

Sunaryo,Wowo. (2012). Taksonomi Kognitif. Bandung: Rosda Karya.


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.