PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BERWIRAUSAHA MELALUI PROGRAM AKSARA KEWIRAUSAHAAN

Mercy Septia Nopra

Abstract


Abstract— Indonesia's poverty rate in first semester (on March) 2019 reached 9.41% or equivalent to 25.14 people. Although it decreased from first semester of the previous year, but that number is still relatively high. Meanwhile, remote areas are still the highest contributor to poverty rates. On the other hand, the population of the general population over the age of 18 who live below the poverty line reaches 8, 77%. This poverty problem can be caused by low economic levels and unemployment. Various attempts have been made by the government to overcome this problem. One of them is through Aksara Kewirausahaan program, which is a program of empowerment and community capacity development in the form of skills education and entrepreneurship. This study aims to analyze and provide an overview related to the entrepreneurship student program in helping develop the potential of community entrepreneurs. This research was conducted with descriptive qualitative method. Where, research is carried out through literature studies and various information and data to explain and describe empowerment and community development programs through entrepreneurship literacy programs.

 

KeywordsAksara Kewirausahaan, Empowerment, Community, Poverty

 

AbstrakAngka kemiskinan Indonesia pada semester 1 (Maret) 2019 lalu mencapai 9,41% atau setara dengan 25,14 juta jiwa. Meskipun mengalami penurunan dari semester 1 tahun sebelumnya, tapi angka tersebut masih tergolong tinggi. Sementara itu, daerah-daerah terpencil masih menjadi penyumbang angka kemiskinan tertinggi. Disisi lain, penduduk kelompok umum di atas usia 18 tahun yang hidup di bawah garis kemiskinan mencapai 8, 77%. Masalah kemiskinan ini dapat disebabkan tingkat perekonomian yang rendah dan pengangguran. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satunya melalui program Aksara Kewirausahaan, yaitu suatu program pemberdayaan dan pengembangan kemampuan masyarakat dalam bentuk pendidikan keterampilan dan berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan gambaran terkait dengan program aksara kewirausahaan dalam membantu mengembangkan potensi wirausaha masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Dimana, penelitian dilakukan melalui studi literatur dan berbagai informasi maupun data untuk menjelaskan dan mendeskripsikan program pemberdayaan dan pengembangan masyarakat melalui program aksara kewirausahaan. 

 

Kata KunciAksara Kewirausahaan, Pemberdayaan, Masyarakat, Kemiskinan

 


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistika. 2018. Data Tingkat Kemiskinan Indonesia. Diakses pada 4 Januari 2019.

Charisma, D. (2013). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Aksara Kewirausaaan Ternak Kelinci. In Konsep Diri Homoseksual Di Kalangan Mahasiswa Di Kota Semarang (Vol. 2).

Erilantu, G. S. (2016). Evaluasi Program Aksara Kewirausahaan Anyaman Bambu dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat di PKBM Prima Education. 3(November), 165–175

Mulyono, S. E. (2012). Strategii Pengembangan Kewirausahaan Masyarakat melalui Aksara Kewirausahaan. Jurnal Akrab, Vol. 1, pp. 142–147.

Mulyono, S. E., Pd, S., & Si, M. (2015). Model Pemberdayaan Masyarakat Untuk Peningkatan Literasi Berbasis Kewirausahaan Usaha Mandiri Melalui Pkbm Di Kota Semarang. Journal of Nonformal Education, 1(1). https://doi.org/10.24914/pnf.v1i1.3983

Nur, F. (2014). Poverty Alleviation Through Social Entrepreneurship. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan, 22(1), 55.

Septiarti, S.W., Nur Djazifah dan RB Suharta. 2013. Pengembangan Model Pendidikan Aksara Kewirausahaan, Rintisan Inkubator Usaha Berorientasi Ketahanan Pangan Masyarakat Pedesaan DIY. Artikel Ilmiah.

Widjajanti, K. (2011). Model Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan Model Pemberdayaan Masyarakat, 12.


Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.