KINERJA KEPALA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN AGAM DAN KOTA BUKITTINGGI

Authors

  • Syukra Vadhillah UIN Imam Bonjol Padang

Abstract

AbstrakPendapat masyarakat bahwa pengangkatan guru menjadi kepala sekolah didasarkan pada kedekatan hubungan dengan dinas pendidikan, bukan karena kinerja mereka yang baik selama 2 tahun terakhir menjadi dasar penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei kuantitatif deskriptif. Data penelitian berasal dari Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Agam dan seluruh Kota Bukittinggi, Pengawas Sekolah Dasar di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data adalah deskriptif kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas kuesioner berada pada kisaran 0,302-0,788 dengan reliabilitas 0,958. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi yaitu dengan menggunakan berbagai sumber yaitu menyebarkan kuesioner kepada 123 kepala sekolah, wawancara penulis dengan salah satu tenaga administrasi di UPT TK / SD Agam dan pengawas SD 3 Agam Kabupaten Agam, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kepala sekolah dasar di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi baik dengan nilai rata-rata 204,9 atau 74,51%. Prestasi tertinggi kepala sekolah dasar ada pada aspek keterampilan mental yaitu 84,4% sedangkan terendah pada aspek prestasi yaitu 60,7%. Hal ini menunjukkan bahwa pengangkatan guru sebagai kepala sekolah didasarkan pada kinerja bukan karena kedekatannya dengan dinas pendidikan. Kata Kunci: Kepala Sekolah, Kinerja, Sekolah Dasar

 

Abstract

The community's opinion that the appointment of teachers to be school principals is based on the close relationship with the education office, not because of their good performance over the past 2 years is the basis for this research. The research method used is a descriptive quantitative survey method. The research data came from primary school principals in Agam Regency and throughout Bukittinggi City, elementary school supervisors in Agam Regency and Bukittinggi City as well as education and culture offices. The data collection tools used were questionnaires, interview guides, and documentation. The data processing technique is descriptive quantitative. The data analysis used were data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The validity of the questionnaire was in the range 0.302-0.788 with a reliability of 0.958. While the data validity technique used triangulation, namely using various sources, namely distributing questionnaires to 123 principals, interviewing the author with one administrative staff at the Agam TK / SD UPT and 3 Agam District Elementary School supervisors, and documentation. The results showed that the performance of primary school principals in Agam District and Bukittinggi City was good with an average score of 204.9 or 74.51%. The highest performance of primary school principals was in the mental skill aspect, namely 84.4%, while the lowest was in the achievement aspect, namely 60.7%. This shows that teachers who are appointed as school principals are based on performance not based on their closeness to the education office.

 Keywords: School Principal, Performance, Elementary School

References

A.S. Ruky. 2002. Sistem Manajemen Kinerja. Jakarta: Rineka Cipta.

Amirudin dan Zaenal Asikin. 2006. Penghantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Andang. 2014. Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah; Konsep, Strategi, dan Inovasi Menuju Sekolah Efektif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Andriani Kusumati. 2007. Kepemimpinan dalam Pespektif Gender: Adakah pernedaan?.Jurnal Administrasi Bisnis. Vol. 1No. 1 Juni 2007

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Penilaian Kinerja Kepala Sekolah. Jakarta: Direktorat Tenaga

Kependidikan Direktorat Jenderal Meningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

James H. Stronge, Holly B. Richard dan Nancy Catano. 2013. Kualitas Kepala Sekolah yang Efektif. Jakarta: Indeks.

Lexi Moleong. 1995. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Milles, Mattew B & Huberman, A Michael. 1994. Qualitative Data Analysis. California: SAGE Publications. Inc.

Moeheriono. 2014. Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Jakarta: PT ajaGrafindo Persada.

Muhamad Robie Awaludin S. 2017. Kinerja Kepala Sekolah, Disiplin Kerja Guru dan Efektivitas Manajemen Mutu SMA Swasta. Jurnal Administrasi Pendidikan Institut Agama Islam

Sahid Bogor. Vol. XXIV No. 1 April 2017, h. 94-106.

Mulyadi. 2010. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Mutu. Malang: UIN-Maliki Press.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 28 tahun 2010 tentang penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah.

Rizki Yunita Rachma Fajarwati. 2013. Kinerja Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Depok Sleman

Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.Robbins, S.P. 1994. Essentials ofOrganizational Behavior. New Jersey: Prentice-Hall International, Inc.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta. Supardi. 2013. Sekolah Efektif: Konsep Dasar dan Praktiknya. Jakarta: Rajawali Pers.

Sweeney, J. 1982. Research Synthesis on Effective School. Education Leadership. 39: 346-353.

Wahdjosumidjo. 2013. Kepemimpinan kepala sekolah; Tinjauan teoritik dan permasalahannya. Jakarta: Rajawali Press.

Walsh, M. 1999. Building a Successfull School. London: Kogan Page

Weber, G. 1971. Innercity Children Can be Taught to Read: Four Succesfull Schools.

Zaiyadi Abdillah. 2013. Kinerja Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri dalam Meningkatkan Mutu Sekolah (Studi Deskriptif Kualitatif di SMA Negeri 8 Seluma). PPs FKIP Universitas Bengkulu.

Downloads

Published

2021-04-20