STRUKTUR SASTRA LISAN TEMBANG ADAT PADU RASAN DALAM PERNIKAHAN DI DESA GUNUNG JATI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR SEBAGAI UPAYA MENJAGA KEARIFAN LOKAL

Authors

  • Liza Murniviyanti

Abstract

Abstrak

 

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan Struktur Sastra Lisan Tembang Adat Padu Rasan Dalam Pernikahan Di Desa Gunung Jati Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sebagai Upaya Menjaga Kearifan Lokal. Sumber penelitian ini orang yang dituakan yang bertempat tinggal menetap di Desa Gunung jati yang tidak berpindah-pindah sebagai sumber informan (Penembang) sebagai sumber primer dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik rekam dan catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, dilanjutkan dengan teknik rekam dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan menunjukan bahwa tembang harapan menceritakan desa belum maju dari desa-desa orang lain tembang ini mengungkapkan kepada pemerintah agar masyarakat Gunung Jati perhatikan warga yang di rantau supaya desanya lebih maju. Tembang ini dinyayikan oleh umak, ubak zaman dulu ini supaya orang di rantau tolong berpartisipasi memperhatikan desa di Komering dengan baik dalam bentuk keahlian-keahlian, ilmu dan uang.

 

Kata kunci: Struktur, Tembang Padu Rasan, Kearifan Lokal.

 

Abstract

 

This study aims to identify and describe the structure of the Oral Literary Song of Solidarity in Marriage in Gunung Jati Village, Ogan Komering Ulu Timur Regency as an Effort to Maintain Local Wisdom. The source of this research is an elderly person who resides permanently in Gunung Jati Village who does not move around as a source of informants (Tembang) as a primary source and documentation. The data collection technique used is the recording and note-taking technique. The data analysis technique used in this research is the free-of-conversation listening technique, followed by recording and note-taking techniques. Based on the results of the study, it can be concluded that it shows that the song of hope tells that the village has not progressed from other people's villages. This song reveals to the government that the people of Gunung Jati should pay attention to residents who are overseas so that their village is more advanced. This song is sung by umak, ubak in ancient times so that people in the overseas please participate in caring for the village in Komering properly in the form of skills, knowledge and money.

 

Keywords: Structure, Solid Taste, Local Wisdom

References

Affandy, S. (2017). Penanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Meingkatkan Perilaku Keberagaman Peserta Didik. Atthulab, II (2), 196.

Amir, a. (2013). Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: Andi Offset.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bahasa, Badan Pengembangan dan Pembinaan. (2016). Kamus Besar. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Didipu, H. (2010). Sastra Daerah (Konsep Dasar, Penelitian, dan Pengkajiannya). Gorontalo: UNG.

Erfinawati, & Ismawirna. (2019). Nilai Budaya dalam Sastra Lisan Masyarakat Aceh Jaya. Bahasa dan Sastra, 13 (2), 83.

Junaini, E. d. (2017). Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Seluma. Korpus, 40.

Qodariyah, L., & Armiyati, L. (2013). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Adat Kampung Naga sebagai Alternatif Sumber Belajar. SOCIA, 10 (1),11

Downloads

Published

2021-12-26