Pengujian Terhadap Kekuatan Dan Pelapukan Beton Dengan Pengukuran Kekerasan Dan Karbonasi Dam Concrete Face Dan Spillway Pada Bendungan Cirata

Authors

  • Novi Andhi Setyo Purwono Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Lilis Tiyani Politeknik Negeri Jakarta
  • Altho Sagara Universitas Katolik Parahyangan
  • Multilawati Nasution Politeknik Negeri Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.31851/deformasi.v8i1.11739

Keywords:

Bendungan, Concrete Face, Spillway, Kuat Tekan, Karbonasi

Abstract

Bendungan merupakan salah satu sarana multifungsi yang memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia. Guna menjaga dan meningkatkan jaminan keamanan bendungan dan pengoperasiannya maka diperlukan pemeriksaan teliti (assesment) melalui penerapan metodologi test/pengujian yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pelapukan dan kekuatan struktur beton concrete face dan spillway sejak dini guna menghindari kerusakan atau kerugian yang lebih besar dikemudian hari. Pekerjaan pengukuran dengan melakukan pengukuran/pengujian kekuatan beton secara langsung (non destructive – direct test) melalui uji tekan permukaan beton. Hasil dari pengujian hammer test dan karbonasi yang dilakukan di area concrete faced dan pharaphet adalah kuat tekan beton rata-rata pada dam concrete faced adalah sebesar 343 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,5 mm. Kuat tekan beton rata-rata pada dam pharaphet adalah sebesar 391 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 1 mm. Pengujian non-destructive adalah pengujian dengan schmidt hammer. Hasil pengujian ini adalah kuat tekan beton rata-rata pada spillway inlet adalah sebesar 378 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,83 mm. Kuat tekan beton rata-rata pada outlet spillway adalah sebesar 271 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,55 mm. Kuat tekan beton rata-rata pada bottom spillway outlet adalah sebesar 243 kg/cm2, rata-rata tebal beton yang mengalami karbonasi adalah sebesar 0,55 mm

References

Agustian, M., & Frentakoza, D. (2018). Penyusunan Strategi Disaster Management Sebagai Mitigasi Risiko Bendungan Dalam Pengelolaan Waduk Dan Bendungan Cirata. Teknisia, 22(2), 383–391

Badan Standarisasi Nasional. (1997). SNI 03-44301997 Metode Pengujian Kuat Tekan Elemen Struktur Beton Dengan Alat Uji Palu Beton Type N dan NR. Jakarta

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, (2003). Pedoman Inspeksi dan Evaluasi Keamanan Bendungan, Komisi Keamanan Bendungan.

Firdaus, Firman (2015). Analisa Keamanan Struktur Tubuh Bendungan Jatigede, Tugas Akhir. Universitas Pendidikan Indonesia.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2015). Peraturan Menteri PUPR No. 27/PRT/2015 tentang Bendungan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta.

Prastumi dan Aniek Masrevaniah, (2008). Bangunan Air, Surabaya : Srikandi

Rusyana, N.,Pradipta, H (2016). Penerapan Pengukuran Geodesi dan Pemeliharaan Bendungan dan Waduk PLTA Cirata. Buku Expert: PT. PJB BPWC.

S. Hannachi and M.N. Guetteche, (2012). Application of the Combined Method for Evaluating the Compressive Strength of Concrete on Site. Open Journal of Civil Engineering, pp. 16-2.

Soedibyo. (1993). Teknik Bendungan. Jakarta: Pradnya Paramita.

Sosrodarsono, Kensaku Takeda (2002). Bendungan Type Uan. Jakarta: Pradnya Paramita

Downloads

Published

2023-06-30

How to Cite

Novi Andhi Setyo Purwono, Tiyani, L., Sagara, A., & Nasution, M. (2023). Pengujian Terhadap Kekuatan Dan Pelapukan Beton Dengan Pengukuran Kekerasan Dan Karbonasi Dam Concrete Face Dan Spillway Pada Bendungan Cirata. Jurnal Deformasi, 8(1), 1–14. https://doi.org/10.31851/deformasi.v8i1.11739