Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Agregat Beton Inovasi Material Ramah Lingkungan Dalam Konstruksi Berkelanjutan

Authors

  • Edowinsyah Institut Teknologi Pagar Alam
  • Barrorotul Azizah Institut Teknologi Pagar Alam

DOI:

https://doi.org/10.31851/deformasi.v10i2.20147

Keywords:

Beton Ramah Lingkungan, Daur Ulang, Inovasi Material, Limbah Plastik, Material Ramah Lingkungan

Abstract

Limbah plastik merupakan salah satu problem lingkungan paling besar di dunia, dengan volume yang selalu meningkat tiap tahun. Plastik yang tidak terurai dengan cepat telah mencemari tanah beserta air dan juga ekosistem, sehingga diperlukan berbagai solusi yang inovatif untuk mengurangi dampaknya. Sementara itu, industri konstruksi merupakan suatu sektor penting yang dengan konsumsi material yang tinggi pula, termasuk juga agregat alam yang semakin lama semakin terbatas akibat adanya eksploitasi sumber daya yang berlebihan. Pemanfaatan limbah plastik sebagai agregat beton menawarkan solusi ganda. Hal ini mengurangi pencemaran lingkungan secara signifikan sekaligus mengurangi eksploitasi sumber daya alam, Tujuan penelitian untuk mengevaluasi karakteristik mekanis beton. Metode yang digunakan metode eksperimen, mutu beton yang rencanakan adalah f’c 14,5 Mpa dengan Agregat sampah Plastik Sebanyak 0.5 % dan 1 % dari berat agregat kasar (Kerikil), umur perawat selama 3, 14 dan 28 Hari. Hasil dari penelitian untuk berat jenis, kuat tekan dan lentur  Maksimum pada umur perawatan beton 28 hari untuk masing-masing berat  jenis beton untuk berat jenisnya  BN sebesar 2.36 Gram/cm3, BP1 sebesar 2.32 gram/cm3 dan BP2 sebesar 2.26 Gram/cm3, sedangkan untuk kuat tekan dan lentur beton untuk beton BN kuat tekan 14.66 Mpa Kuat Lentur 2.19 Mpa, BP1 Kuat Tekan 13.51 Mpa Kuat Lentur 1.72 Mpa dan BP2 Kuat Tekan 12.17 Mpa Kuat Lentur 1.42 Mpa. Meskipun kuat tekan dan kuat lenturnya menurun, penggunaan limbah plastik dalam jumlah kecil menunjukkan potensi sebagai alternatif bahan ramah lingkungan untuk aplikasi beton non-struktural

References

Achidah, F., Indriani, A. M., & Utomo, G. (2024). Pengaruh Penambahan Cacahan Plastik Pet (Polytethylene Terephthalate) Pada Beton Menggunakan Agregat Kasar Batu Petangis Terhadap Kuat Tekan. Media Bina Ilmiah, 18(6), 1439–1442. https://doi.org/10.33758/mbi.v18i6.687

Ahmad, S. N., Hanafie, I. M., Sriwati, M., Kamba, C., Lapian, F. E. P., Risfawany, L. D., Mansyur, Syam, A., Mustika, W., Tumpu, M., Suryamiharja, D., Kusuma, A., Yafet, Irianto, & Wasolo, I. G. (2021). Pemanfaatan Material Alternatif (Sebagai Bahan Penyusun Konstruksi) (S. Gusty, A. Raidyarto, & Masdiana (eds.)). TOHAR MEDIA. https://books.google.co.id/books?id=L2RaEAAAQBAJ&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false

Farin, S. E. (2021). Penumpukan Sampah Plastik yang Sulit Terurai Berpengaruh pada Lingkungan Hidup yang Akan Datang. Universitas Lambung Mangkurat. https://doi.org/10.6084/m9.figshare.16622629

Humaida, N., & Murniningsih. (2024). Dasar-Dasar Pengetahuan Lingkungan Berbasis Perubahan Iklim Global. UrbanGreen Central Media. https://books.google.co.id/books?id=po4HEQAAQBAJ&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false

Hunggurami, E., Bolla, M. E., & Messakh, P. (2017). Perbandingan Desain Campuran Beton Normal Menggunakan SNI 03-2834-2000 dan SNI 7656: 2012. Jurnal Teknik Sipil, 6(2), 165–172.

Indonesia, S. N., & Nasional, B. S. (2008). Cara uji slump beton. Badan Standarisasi Nasional.

Maharany, S., & Sandora, T. (2022). Pengaruh Penambahan Serbuk Kayu Sebagai Substitusi Agregat Halus dan Bestmittel Sebagai Zat Aditif Terhadap Kuat Tekan Beton. http://eprints.polsri.ac.id/13820/3/File 3.pdf

Malihah, L., & Nazairin, A. (2024). Sampah Plastik Sachet Dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. YUME: Journal of Management, 7(1), 198–210. https://doi.org/10.5281/zenodo.10876543

Nasional, B. S. (2011a). SNI 1974-2011 Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder. Badan Standardisasi Nasional Indonesia, 20.

Nasional, B. S. (2011b). SNI 4431: 2011. Cara Uji Kuat Lentur Beton Normal Dengan Dua Titik Pembebanan.

Sandyna, A. N., Aqilla, A., Yuherlina, B., & Olivia, M. (2024). Pengembangan Beton Ringan Agregat Plastik Untuk Sekat Kanal Di Lahan Gambut: Narrative Review. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, 8(1), 1–11. https://doi.org/10.31961/gradasi.v8i1.2386

Syamsul, Swedana, I. N., & Wahyono, D. (2025). Sosialisasi Dampak Produk Berbahan Dasar Plastik. LAMADJIDO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 1–9.

Syarif, M., Ahmad, S. N., Utomo, P. K., Purnama, H., Sari, D. P., Bachtiar, E., Isdyanto, A., Londongsalu, J., Aryadi, A., Mansyur, Herlambang, A. R., Syukuriah, Prasetyo, B. E., & Rachman, R. M. (2024). Material Konstruksi (S. Gusty (ed.)). TOHAR MEDIA. https://books.google.co.id/books?id=NtwfEQAAQBAJ&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false

Widiarini, M. R. (2023). Pengaruh Penambahan Limbah Plastik Botol Air Mineral Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Dan Kuat Lentur Beton. In Program Studi Sarjana Teknik Sipil Fakultas. Universitas Islam Indonesia.

Wijaya, M., Liliana, & Maryanto, M. (2021). Limbah Plastik Polyethylene Terephtalate (Pet) Sebagai Substitusi Agregat Kasar Pada Campuran Beton Ringan. Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis Dan Terapan Bidang Keteknikan, 4(2), 165–171. https://doi.org/10.52868/jt.v4i2.2730

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Agregat Beton Inovasi Material Ramah Lingkungan Dalam Konstruksi Berkelanjutan. (2025). Jurnal Deformasi, 10(2), 277-288. https://doi.org/10.31851/deformasi.v10i2.20147