Analisis Penerapan Highest And Best Use Dalam Optimalisas Lahan Dan Nilai Infrastruktur Perkotaan

Authors

  • Gita Artiani Universitas Krisnadwipayana
  • Deddy Junaedi Division Head Financing Admin & Appraisal, Bank Mega Syariah

DOI:

https://doi.org/10.31851/deformasi.v10i2.20356

Keywords:

Highest and Best Use, Efisiensi Lahan, Penilaian Aset, Infrastruktur Perkotaan, Manajemen Konstruksi

Abstract

Keterbatasan lahan di kawasan perkotaan menuntut strategi pengelolaan ruang yang efisien dan bernilai ekonomi tinggi. Prinsip Highest and Best Use (HBU) digunakan untuk menentukan penggunaan lahan yang paling layak berdasarkan empat kriteria, yaitu legalitas, kondisi fisik, kelayakan finansial, dan produktivitas maksimum. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip HBU terhadap efisiensi pemanfaatan lahan serta optimalisasi nilai infrastruktur di kawasan perkotaan Bekasi. Kajian pustaka meliputi Standar Penilaian Indonesia (SPI 101–102, Edisi VII 2018), Peraturan OJK No. 28/POJK.03/2021, dan Undang-Undang No. 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan. Metode penelitian bersifat deskriptif analitis kuantitatif dengan pendekatan studi kasus di koridor Jalan pondok timur indah Bekasi Timur. Data yang digunakan mencakup kondisi fisik lahan, peta zonasi tata ruang, serta data nilai pasar properti. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi kesesuaian legal, evaluasi teknis fisik lahan, kelayakan finansial proyek, dan simulasi produktivitas terhadap perubahan fungsi lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip HBU dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan hingga 32% dan nilai pasar aset rata-rata 26% dibandingkan fungsi eksisting. Faktor legalitas zonasi, aksesibilitas, dan orientasi infrastruktur merupakan penentu utama produktivitas lahan. Penerapan HBU terbukti mendukung pengambilan keputusan investasi konstruksi dan perencanaan kota yang efisien serta berkelanjtan

References

Arifah, W. S., Agustapraja, H. R., & Arif, S. (2025). Kelayakan Investasi dengan Metode Return on Investement (ROI) pada Proyek Pembangunan Perumahan Chrysant Luxury Land Lamongan. Jurnal Talenta Sipil, 8(2), 689-694.

Fahmi, A. (2022). Efek spasial infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi. AKUNTABEL: Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 19(2), 468–474. https://doi.org/10.29264/jakt.v19i2.10934

Ferrer, A. L. C., Thomé, A. M. T., & Scavarda, A. J. (2018). Sustainable urban infrastructure: A review. Resources, Conservation and Recycling, 128, 360–372. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2016.07.017

Jarek, K., & Nugroho, U. D. (2021). Optimalisasi Pemanfaatan Lahan dengan Analisis Kelayakan untuk Meningkatkan Proyeksi Keuntungan Pengembang Proyek Perumahan. 2(2), 7–15.

Judijanto, L. (2025). Pengaruh Sertifikasi Tanah Terhadap Nilai Aset Dan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat: Studi Literatur Ekonomi. BORJUIS: JURNAL OF ECONOMY, 2(4), 228-238.

MAPPI Standar Penilaian Indonesia (SPI). (2018). Edisi VII.

Nainggolan, Y., Damanik, S. E., Ade, M., & Harahap, K. (2025). Pengaruh Perencanaan Tata Ruang Kota terhadap Kualitas Hidup Penduduk di Kawasan Perkotaan. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(2), 2162–2169.

Priyambodo, R. A., & Setiawan, W. (2025). Analisis Highest and Best Use (Hbu) Lahan Di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Jurnal Riptek, 19(1), 29–38. https://doi.org/10.35475/riptek.v19i1.293

Rahmi, A., & Zulkarnain, Z. (2020). Analisis Resiko Ekonomi Penggunaan Kawasan Pada Rencana Tata Ruang Wilayah (Studi Kasus Risiko Ekonomi Penggunaan Lahan Di Provinsi Kalimantan Timur). RJABM (Research Journal of Accounting and Business Management), 4(1), 60–73.

Sitorus, S. R. P., Leonataris, C., & Panuju, D. R. (2012). Analisis Pola Perubahan Penggunaan Lahan Dan Perkembangan Wilayah Di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 14(1), 21. https://doi.org/10.29244/jitl.14.1.21-28

UU No.4 Tahun. (1996). Presiden Republik Indonesia Peraturan Presiden Republik Indonesia. Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Analisis Penerapan Highest And Best Use Dalam Optimalisas Lahan Dan Nilai Infrastruktur Perkotaan. (2025). Jurnal Deformasi, 10(2), 225-233. https://doi.org/10.31851/deformasi.v10i2.20356