Penilaian Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) Dan Estimasi Biaya Perbaikan

Authors

  • Iwan Gustiawan Gumay Institut Teknologi Sumatera
  • Galih Prayogi Institut Teknologi Sumatera
  • Andry Yuliyanto Institut Teknologi Sumatera
  • Michael Institut Teknologi Sumatera

DOI:

https://doi.org/10.31851/deformasi.v11i1.21483

Keywords:

Surface Distress Index (SDI), Kerusakan Jalan, Estimasi Biaya

Abstract

Jalan Pangeran Tirtayasa di Kota Bandar Lampung merupakan jalur vital penghubung kawasan permukiman dan industri yang memiliki volume kendaraan berat tinggi, sehingga rentan mengalami kerusakan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan perkerasan lentur menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) serta mengestimasi biaya perbaikan yang diperlukan. Mengacu pada literatur evaluasi kondisi perkerasan jalan, penelitian kuantitatif ini dilakukan melalui survei visual setiap 100 meter pada ruas sepanjang 5,25 km dengan parameter luas retak, lebar retak, jumlah lubang, dan kedalaman alur. Hasil analisis menunjukkan kondisi perkerasan lajur kanan didominasi oleh 43 segmen kondisi baik, 7 segmen sedang, dan 5 segmen tanpa kerusakan (SDI tertinggi 85), sementara lajur kiri terdiri dari 44 segmen baik, 7 sedang, dan 4 tanpa kerusakan (SDI tertinggi 95), dengan total 11 segmen berupa perkerasan kaku (rigid). Disimpulkan bahwa jenis penanganan yang direkomendasikan adalah pemeliharaan rutin (SDI < 50) dan pemeliharaan berkala (SDI 50–100) melalui metode pengelupasan, pengisian lapisan AC-WC dan AC-BC, serta penambalan lubang (patching). Total estimasi biaya perbaikan yang dibutuhkan untuk mengembalikan fungsi layanan jalan tersebut adalah sebesar Rp 853.000.000,00

References

Aldin, S., Soeparyanto, T. S., & Arsyad, L. O. (2023). Identifikasi Kerusakan Jalan dengan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) (Studi Kasus: Jalan Belimbing Anduonohu Kecamatan Poasia Kota Kendari). Media Konstruksi, Volume 8, Nomor 3.

Aptarila, G., Lubis, F., & Saleh, A. (2020). Analisis Kerusakan Jalan Metode SDI Taluk Kuantan - Batas Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Teknik Sipil, Vol 6, No. 2. https://doi.org/10.31849/siklus.v6i2.4647

Binamarga, D. J. (2011). Perbaikan Standar Untuk Pemeliharaan Rutin Jalan. Jakarta: Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga.

BinaMarga, D. J. (2021). Aplikasi Sistem Program Pemeliharaan Jalan Provinsi/Kabupaten. Jakarta: Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dirjen Bina Marga No 16.1/SE/Db/2020. (2020). Spesifikasi Umum Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan (Revisi 2). Jakarta: Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

DISKOMINFOTIK, D. K. (2024). Data Ruas Jalan Provinsi Lampung. Lampung: https://opendata.lampungprov.go.id/dataset/kondisi-ruas-jalan-provinsi.

Dysert, L. (2005). An Introduction to Parametric Estimating. AACE International Transaction.

Hermon Frederik Tambunan, W. Y. (2025). Strategi Pemeliharaan Perkerasan Didasarkan Pada Pendekatan PCI dan IRI Serta Menentukan Biaya Siklus Hidup. Jurnal Statika, Volume IX No I.

Indramanik, I. B., Astariani, N. K., & Sujarta, I. W. (2022). Analisis Biaya Pelaksanaan Proyek Konstruksi Studi Kasus: Proyek Pembangunan Ruang Perpustakaan, Laboratorium Komputer, Ruang UKS, Rumah Dinas Kepala Sekolah, dan Penataan Halaman SD Negeri 5 Carangsari. Jurnal Teknik Gradien, Vol. 14, No. 01. https://doi.org/10.47329/teknikgradien.v14i1.830

Juniarti, M. (2021, Oktober). Perencanaan Perkerasan Jalan Dengan Metode Bina Marga 2002 dan Bina Marga 2011 . p. 2.

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2015). Pelaksanaan Pemeliharaan Perkerasan Beraspal dengan Teknik Penambalan. Jakarta.

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2024). Manual Desain Perkerasan Jalan. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.

Kementrian, P. U. (2013). Pedoman Analisis Harga Satuan Pekerjaan Bidang. Menteri Pekerjaan Umum.

La Hasrudin, I. M. (2024). Analisis Penilaian Kondisi Perkerasan Jalan Dengan Metode PCI (Pavement Condition Index), SDI (Surface Distress Index) Dan IRI (International Roughness Index). JOURNAL SYNTAX IDEA, Vol. 6, No. 04. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i4.3201

Lutfie, M., Fatahuddin, S., & Kalalui, K. (2024). Analisis Jenis Kerusakan dan Penanganan Ruas Jalan Desa Peling Lalomo Berdasarkan Metode Surfes Distress Index . Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 04 Nomor 01. https://doi.org/10.55114/siparstika.v4i1.771

Marga, D. J. (2020). Pedoman Desain Geometrik Jalan. Jakarta : Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Muharram, N. A., Subagyo, U., & Raharjo, N. D. (2025). Analisis Kerusakan Jalan Arteri Baru Porong Arah Sidoarjo – Pasuruan Menggunakan Metode Bina Marga. Jurnal Manajemen Rekayasa Konstruksi Polinema, Volume 6, Nomor 1. https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.6074

Peraturan Menteri. (2011). Tata Cara Pemiliharaan dan Penilikan Jalan. Menteri Pekerjaan Umum.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia No 10. (2021). Pedoman Sistem Manajeman Keselamatan Konstruksi. Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

Pesiwarissa, R. M., Siahaya, V. T., & Hukom, E. (2022). Analisis Rencana Anggaran Biaya Pada Pergantian Jembatan. Jurnal Simetrik, Vol 12, No. 1. https://doi.org/10.31959/js.v12i1.1065

Salam, B. A., Wibowo, K., & Soedarsono. (2023). Analisis Perbaikan Dan Biaya Perkerasan Jalan (Studi Kasus Jalan Pati – Gabus). Jurnal Teknik Sipil Dan Arsitektur, Vol. 28 No. 2. https://doi.org/10.36728/jtsa.v28i2.2564

Undang-undang No 2, R. I. (2022). Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004. Jakarta: https://peraturan.bpk.go.id/Details/195878/uu-no-2-tahun-2022.

Undang-Undang No 2, R. I. (2022). Undang-undang (UU) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Jakarta: https://peraturan.bpk.go.id/Details/195878/uu-no-2-tahun-2022

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Penilaian Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) Dan Estimasi Biaya Perbaikan. (2026). Jurnal Deformasi, 11(1), 100-110. https://doi.org/10.31851/deformasi.v11i1.21483