Implementasi Program HEC-RAS Dalam Pengendalian Banjir Di Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin
DOI:
https://doi.org/10.31851/deformasi.v11i1.21811Keywords:
Hidrologi, HSS Nakayasu, Hidrolika, HEC-RASAbstract
Sungai Keruh memiliki panjang 59,132 Km dengan luas tangkapan sebesar 291.227 Km². Bencana banjir di Sungai Keruh selalu terjadi setiap tahun dan menimbulkan kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas Sungai Keruh dalam menampung debit banjir rencana dan memodelkan banjir menggunakan program HEC-RAS, serta mengevaluasi alternatif penanganan banjir. Lokasi penelitian adalah Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin. Metode hidrologi yang digunakan adalah Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu untuk menghitung debit banjir rencana pada periode ulang 2, 5, 10, 25, dan 50 tahun. Hasil perhitungan menunjukkan debit banjir rencana masing-masing sebesar Q2=122,462 m³/s, Q5=167,882 m³/s, Q10= 219,483 m³/s, Q25=318,633 m³/s, dan Q50=426,252 m³/s. Simulasi hidrolika menggunakan HEC-RAS 6.4.1 menunjukkan bahwa Sungai Keruh tidak mampu menampung debit banjir tersebut, dengan limpasan air yang tidak tertampung pada periode ulang 2, 5, 10, 25, dan 50 tahun berturut-turut yaitu 2.119,06 m², 2.435,08 m², 2.743,78 m², 3.243,05 m², dan 3.748,37 m². Setelah dilakukan pengerukan sedimen sungai, diperoleh persentase penurunan limpasan banjir pada periode ulang 2, 5, 10, 25, dan 50 tahun berturut-turut yaitu 9,529%, 8,403%, 7, 366%, 5,705%, dan 6,273%. Hasil ini menunjukkan bahwa pengerukan sedimen dapat mengurangi risiko banjir meskipun tidak signifikan, sehingga dibutuhkan penelitian lanjutan untuk perhitungan bangunan pengendali banjir sebagai solusi jangka Panjang
References
Arashi, F. B., Iskandar, A. L., Sarifah, F., Azril, M., Ramadhan, R., Daniswara, M. P., & Rahmadhani, F. (2024). Analisis Dampak Bencana Banjir terhadap Kondisi Sosial dan Ekonomi pada Masyarakat. BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, 6(2), 56–64. https://doi.org/https://doi.org/10.31605/bjce.v6i2.3788
Briantara, T. O., Baharuddin, & Dewi, I. P. (2021). Pemodelan Banjir Rob Dan Sungai Menggunakan Hecras Dan Citra Sentinel-1 Di Wilayah Pelaihari – Takisung Kabupaten Tanah Laut. Marine Coastal and Small Islands Journal, 5(2). https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/mcs/article/view/11803
Desromi, F., Putri, Y. E., Wijaya, O. E., & Hermawati. (2022). Penggunaan Program HEC-RAS Dalam Pengendalian Banjir Sungai. Jurnal Deformasi, 7(2), 117–126. https://doi.org/https://doi.org/10.31851/deformasi.v7i2.9646
Erpani, M. F., Arlan, A. S., & Munawarah. (2024). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dalam Menanggulangi Bencana Banjir Di Kecamatan Juai Kabupaten Balangan (Studi Kasus Desa Juai Dan Desa Galumbang). Jurnal MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia, 1(3), 722–736. https://ejurnal.stiaamuntai.ac.id/index.php/JMSDM/article/view/836
Fernandes, J. N. (2025). Core Challenges for Sustainable River Flood Management. Sustainability, 17(24), 1–26. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/su172410981
Hutabarat, B. A., Permatasari, I. N., & Kisnarti, E. A. (2024). Kajian Efektivitas HEC-RAS dalam Simulasi Banjir Pesisir. J-Tropimar, 6(2), 86–102. https://doi.org/https://doi.org/10.30649/jrkt.v6i2.93
Jalu, A. D., Siagian, G. A., & Harianja, R. (2025). Analisis Debit Banjir Rencana Daerah Aliran Sungai X Menggunakan Metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 10(1), 28–37. https://doi.org/https://doi.org/10.52447/jkts.v10i1.8212
Januriyadi, N. F., Kazama, S., Moe, I. R., & Kure, S. (2020). Effectiveness of Structural and Nonstructural Measures on the Magnitude and Uncertainty of Future Flood Risks. Journal of Water Resource and Protection, 12(5), 401–415. https://doi.org/10.4236/jwarp.2020.125024
Latif, F., & Hakim, A. (2025). Pemanfaatan HEC-RAS 2D Untuk Pemodelan Genangan Banjir Akibat Debit Puncak Sungai Walanae Kab. Wajo. JITET (Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan), 13(1). https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jitet.v13i1.5994
Ridwan, M., & Sarjito, J. (2024). Studi Kajian Dampak Perubahan Tutupan Lahan terhadap Kejadian Banjir di Daerah Aliran Sungai. ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research, 26(1), 38–45. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/enviro.v26i1.93145
Rosyidie, A. (2013). Banjir : Fakta dan Dampaknya , Serta Pengaruh dari Perubahan Guna Lahan. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 24(3), 241–249. https://doi.org/https://doi.org/10.5614/jpwk.2013.24.3.1
Sarminingsih, A. (2018). Pemilihan Metode Analisis Debit Banjir Rancangan Embung Coyo Kabupaten Grobogan. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 15(1), 53–61. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/presipitasi/article/view/18007
Syahputra, I. (2015). Kajian Hidrologi Dan Analisa Kapasitas Tampang Sungai Krueng Langsa Berbasis HEC-HMS dan HEC-RAS. Jurnal Teknik Sipil Unaya, 1(1), 15–28. https://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/tekniksipilunaya/article/view/2
Tiwery, C. J., & Tani, Y. A. (2022). Analisa Faktor Penyebab Terjadinya Limpasan Air Pada Saluran Drainase Di Desa Leksula, Kabupaten Buru Selatan, Menggunakan Program EPA SWMM. JURNAL MANUMATA, 8(2), 106–114. https://doi.org/https://doi.org/10.51135/manumatav8i2p106-114
Wahyuningtyas, A., Pahlevari, J. E., Darsono, S., & Budieny, H. (2017). Pengendalian Banjir Sungai Bringin Semarang. JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL, 6(3), 161–171. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkts/article/view/17067
Wang, L., Cui, S., Li, Y., & Huang, H. (2022). A review of the fl ood management : from fl ood control to flood resilience. Heliyon, 8(11), e11763. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e11763
Wibisono, C., Muttaqien, A. Y., & Hadiani, R. (2016). Analisis Arus Balik Air pada Saluran Drainase Primer Ngestiharjo dan Karangwuni Kabupaten Kulon Progo dengan Menggunakan Metode Tahapan Langsung. Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL, 4(1), 66–74. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/mateksi.v4i1.37111
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Deformasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.

.png)
.png)


