Pengaruh Penambahan Sabut Kelapa dan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Geser Tanah

Authors

  • Arima Sefta Universitas PGRI Palembang
  • Adiguna Adiguna Universitas PGRI Palembang
  • Reffanda Kurniawan Rustam Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31851/deformasi.v6i1.5610

Keywords:

tanah lempung lunak, sabut kelapa, abu sekam padi, soil properties, direct shear

Abstract

ABSTRAK 

Tanah merupakan bagian terpenting bidang konstruksi teknik sipil karena hampir semua bangunan berdiri atau dibangun di atas tanah. Tanah lempung lunak adalah jenis tanah yang memiliki daya dukung rendah dan daya mampat yang tinggi serta memiliki  indeks plastisitas yang tinggi membuat tanah ini mempunyai prilaku mengembang jika terkena air sehingga disebut tanah ekspansif. Salah satunya adalah tanah merah di daerah Pakjo. Oleh karena itu, perlu beberapa alternatif untuk tanah tersebut menjadi mempunyai daya dukung dan kuat geser yang lebih baik, di mana dalam penelitian ini menggunakan campuran sabut kelapa dan abu sekam padi sebagai bahan tambahannya. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  apakah campuran limbah sabut kelapa dan abu sekam padi dapat meningkatkan nilai kuat geser tanah merah melalui pengujian direct shear dengan persentanse penambahan sebesar 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dengan skala laboratorium. Hasil pengujian tanah merah didapat kadar air (w) sebesar 27,70%, berat jenis tanah (Gs) 2,67, batas cair (LL) 63,35%, batas plastis (PL) 25,13%, dan indeks plastisitas (IP) 38,22%, dengan sistem klasifikasi USCS berupa tanah lempung (CH),dan sistem klasifikasi AASHTO adalah A-7-6 (clavey soils). Hasil pengujian pemadatan tanah standar asli didapat kadar air optimum 24,20 % dan berat isi kering optimum 1,634 gr/cm3. Hasil  pengujian direct shear didapat kuat geser (t) tertinggi terjadi pada tanah merah dicampur dengan sabut kelapa dan abu sekam padi sebanya 5% yaitu 100,5 kPa dengan nilai  kohesi (c) 20,75 kPa dan nilai sudut geser dalam (f) 45,37,01o

References

Abdurrozak, M. R. (2017). Stabilisasi tanah lempung dengan bahan tambah abu sekam padi dan kapur pada subgrade perkerasan jalan. Teknisia, 22(2), 416-424.

Das, Braja M. (1995). Mekanika Tanah 1. Erlangga, Jakarta.

Das, B., M., (2008). Mekanika Tanah 1. Erlangga, Jakarta

Jimmyanto, H. (2014). Pengaruh Sampah Plastik dan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Geser Tanah Lempung Lunak (Doctoral dissertation, Sriwijaya University).

Jurnal, R. T. (2018). Studi Sifat Mekanis Tanah Merah dengan Pengujian Triaksial. In Jurnal Forum Mekanika (Vol. 7, No. 1, pp. 29-34).

Purwanto, H., Setiobudi, A., & Rustam, R. K. (2020). Stabilization of soft clay soil using a gypsum plafond waste based on CBR testing. Int. J. Sci. Technol. Res, 9(2), 963-968.

Ramadhani, S. (2011). Pengaruh penambahan serat sabut kelapa terhadap parameter kuat geser tanah berpasir. SMARTek, 9(3).

Rustam, R. K., & Amiwarti, A. (2017). Karakteristik Kuat Geser Tanah Merah. Simposium II UNIID 2017, 2(1), 394-399

Rustam, R. K., Purwanto, H., Adiguna, A., & Putri, I. T. (2020). Pengaruh Penambahan Abu Arang Tempurung Kelapa Terhadap Kuat Geser Tanah Lempung di Daerah Makarti Jaya. Jurnal Deformasi, 4(2), 86-95.

Rustam, R. K., Resti, A., Purwanto, H., & Muhammad, F. (2019). The effect of gypsum plafond waste on shear strength of soft clay soil. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 620, No. 1, p. 012039). IOP Publishing

Sukmoyudho, N. S., Priskasari, E., & Eri Ardian, Y. (2019). Penambahan Serat Sabut Kelapa Sebagai Alternatif Bahan Campuran Untuk Memperkuat Timbunan Tanah Lempung. SONDIR, 3(1), 1-6.

Utami, Y. F. (2014). Pengaruh Penambahan Limbah Serat Karung Plastik Terhadap Daya Dukung Tanah Merah (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia)

Downloads

Published

2021-06-30

How to Cite

Sefta, A., Adiguna, A., & Rustam, R. K. (2021). Pengaruh Penambahan Sabut Kelapa dan Abu Sekam Padi Terhadap Kuat Geser Tanah. Jurnal Deformasi, 6(1), 42–50. https://doi.org/10.31851/deformasi.v6i1.5610