PENGARUH PENAMBAHAN SERABUT (FIBER) KELAPA SAWIT TERHADAP POROSITAS BETON

Authors

  • Yeni Trianah Universitas Musi Rawas
  • Santi Sani Universitas Musi Rawas

DOI:

https://doi.org/10.31851/deformasi.v7i1.7766

Keywords:

Serabut Kelapa Sawit, Porositas, Beton.

Abstract

Porositas dapat didefinisikan sebagai ruang kosong diantara material (volume ruang kosong yang ditempati oleh fluida) terhadap volume total beton. Beton merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam struktur bangunan yang mempunyai beberapa kelebihan dan mudah  digunakan dan dikerjakan, mudah di bentuk sesuai kebutuhan, proses perawatan juga mudah dilakukan, ekonomis dalam pembuatannya karena menggunakan bahan–bahan lokal yang mudah diperoleh. Secara struktural beton memiliki kekuatan yang cukup besar dalam menahan gaya tekan. Beton dengan campuran serat merupakan beton yang dicampur dengan material serat serabut kelapa sawit, tetapi bisa juga diberikan tambahan berupa serat alami dan serat sintetis yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas dari beton. Penambahan serat serabut kelapa sawit dalam campuran adonan beton bisa memberikan kontribusi yang positif dalam pemanfaatan limbah serabut kelapa sawit. Penelitian ini dalakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan membuat sampel uji beton berbentuk kubus dengan ukuran 50x50x50mm kemudian dilakukan uji porositasnya. Pengaruh penambahan serabut kelapa sawit pada campuran beton terhadap porositas beton berdasarkan analisis regresi menghasilkan nilai porositas beton minimum (P) sebesar 21,02761%.

References

Akbar, M. I. (2018). Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu Sebagai Material Pengganti Semen Pada Campuran Beton Self Compacting Concrete (SCC) Terhadap Kuat Tekan Dan Porositas Beton. Rekayasa Teknik Sipil, 1(1/REKAT/18).

Arifin, M., Nisa, C., & Mariana, Z. T. (2018). Respon Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Varietas Anjasmoro Terhadap Pemberian Bokashi Serabut Buah Kelapa Sawit. Agroekotek View, 1(1), 13-20.

Dipohusodo, Istimawan. 1990. Struktur Beton Bertulang. Jakarta: PT Gramedia.

Fansuri, S., Diana, A. I., & Deshariyanto, D. (2020). Penggunaan Campuran Serbuk Kerang Lokal Sebagai Pengganti Sebagian Semen Pada Pembuatan Beton. Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi).

Paul Nugraha, Antoni. 2007. Teknologi Beton, dari material, Pembuatan, ke Beton Kinerja Tinggi. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Melati, S. (2019). Studi Karakteristik Relasi Parameter Sifat Fisik Dan Kuat Tekan Uniaksial Pada Contoh Batulempung, Andesit, Dan Beton. Jurnal Geosapta, 5(2), 133.

Mulyono, T, 2005. Teknologi Beton, Andi, Yogyakarta.

Renreng, Ilyas,dkk. 2015. Kekuatan Tarik Komposit Serat Kelapa (Cocos Nucifera) dengan Perlakuan Curcuma Domestica. Jurnal Mekanikal. Makassar.

Sultan, M. A. (2019). Korelasi Porositas Beton Terhadap Kuat Tekan Rata-Rata. Teknologi Sipil, 2(2).

Tjokrodimulyo, K. 1996. Teknologi Beton. Nafiri: Yogyakarta.

Tumingan, T., Tjaronge, M. W., Sampebulu, V., & Djamaluddin, R. (2016). Penyerapan dan Porositas pada Beton Menggunakan Bahan Pond Ash Sebagai Pengganti Pasir. Jurnal Poli-Teknologi, 15(1).

Wirman, S. P., Fitri, Y., & Apriza, W. (2016). Karakterisasi komposit serat sabut kelapa sawit dengan perekat PVAc sebagai absorber. Journal Online of Physics, 1(2), 10-15.

Zulkifly dkk. 2013. Pengaruh Penambahan Serat Serabut Kelapa Terhadap Kuat Tekan Beton Normal. Jurnal Stabilita. Kendari.

Downloads

Published

2022-06-30

How to Cite

Trianah, Y., & Sani, S. (2022). PENGARUH PENAMBAHAN SERABUT (FIBER) KELAPA SAWIT TERHADAP POROSITAS BETON. Jurnal Deformasi, 7(1), 92–101. https://doi.org/10.31851/deformasi.v7i1.7766