HUBUNGAN KELENTUKAN OTOT PINGGANG DENGAN KEMAMPUAN LEMPAR LEMBING PADA SISWA SMP NEGERI 42 PALEMBANG

Hikmah Lestari

Abstract


Permasalahan dalam penelitian ini adalah lambannya perkembangan olahraga atletik kususnya nomor lempar lembing, dikarenakan kurangnya sosialisasi kepada siswa mengenai olahraga lempar lembing sehingga tidak ada minat dan kemauan siswa untuk melakukan latihan dan meningkatkan prestasi lempar lembing. Sudah seharusnya pihak sekolah menggalakan cabang olahraga atletik saat pelajaran olahraga pada pokok bahasan lempar lembing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kelentukan otot pinggang dengan kemampuan lempar lembing pada siswa SMP Negeri 42 Palembang. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif korelasional. Variabel penelitian ini adalah kelenturan pinggang (variabel X) dan kemampuan lempar lembing (variabel Y). Sampel penelitian ini adalah siswa putra SMP Negeri 42 Palembang Kelas VII,1 dan VII,2 berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes pengukuran, dan analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian dari variabel (X) kelentukan otot pinggang yang diukur dengan tes sit and reach dari 30 siswa diperoleh rata-rata 11,43 cm dan tes lempar lembing diperoleh rata-rata 14,86 m, dari analisis data dengan menggunakan rumus product moment didapat nilai r sebesar 0,76, yang berarti mempunyai tingkat hubungan kuat. Sementara nilai koefesien determinasi diperoleh 57,76%, sehingga terdapat dari variabel yang lain sebesar 42,24%, dan hasil perhitungan uji signifikan diperoleh ttable sebesar 1,684; sedangkan thitung sebesar 22,35. Jadi thitung lebih besar dari ttabel atau thitung (22,35) > ttabel (1,684) dengan demikian Ho di tolak yang artinya terdapat hubungan antara kelentukan otot  pinggang dengan lempar lembing siswa SMP Negeri 42 Palembang Tahun Pelajaran 2018-2019.


Keywords


Kelentukan Otot Pinggang dan Lempar Lembing.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta:Rineka Cipta.

Asisten Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia Keolahragaan Deputi Peningkatan Prestasi dan IPTEK Olahraga Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2005). Panduan Penetapan Parameter Tes pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar dan Sekolah Khusus Olahragawan.

Harsono. (1988). Coaching dan Aspek-aspek Psikologis Dalam Coaching. Jakarta: CV.Tambak Kusuma.

Ismaryati. (2006). Tes dan Pengukuran Olahraga. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Soegito, & dkk. (1994). Materi Pokok Pendidikan Atletik. Jakarta: Depdikbud.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitafif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhendro, A. (1999). Dasar-dasar Kepelatihan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Suherman, A. (2000). Atletik. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Syarifudin, A. (1992). Atletik. Jakarta: Departemen Penelitian dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Tenaga Pendidikan.




DOI: https://doi.org/10.31851/hon.v3i1.3741

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Hikmah Lestari