Pengaruh Literasi Keuangan dan Implementasi QRIS terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM di Kota Makassar

Authors

  • Dedi Harianto Universitas Negeri Makassar
  • Arif Rahman Hasdik Universitas Negeri Makassar
  • Nurul Emil Safitri Universitas Negeri Makassar
  • Rafiqa Hastharita Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31851/neraca.v10i1.21582

Keywords:

Literasi Keuangan, QRIS, Pendapatan UMKM , Inklusi Keuangan, Digitalisasi UMKM

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dan data primer yang diperoleh melalui survei terhadap 101 sampel pelaku UMKM di Kota Makassar. Penelitian ini menemukan bahwa pelaku UMKM yang memiliki kemampuan finansial lebih baik terbukti lebih mampu mengelola sumber daya dan membuat keputusan bisnis yang tepat sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan usaha. Penggunaan QRIS secara aktif juga terbukti mampu memperluas jangkauan pelanggan, mempercepat perputaran kas, dan meningkatkan efisiensi transaksi dengan pengaruh yang lebih besar dibandingkan literasi keuangan. Secara bersama-sama, keduanya saling melengkapi dan menjadi strategi yang tidak dapat dipisahkan dalam mendorong pertumbuhan pendapatan UMKM yang berkelanjutan di era ekonomi digital. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan pemangku kepentingan perlu memperkuat program literasi keuangan serta mengakselerasi adopsi QRIS sebagai strategi terpadu untuk mendorong pertumbuhan pendapatan UMKM di era ekonomi digital. Penelitian ini mengintegrasikan literasi keuangan sebagai faktor internal dan implementasi QRIS sebagai faktor eksternal berbasis teknologi dalam satu model analisis terpadu.

References

Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13.

Bank Indonesia. (2020). QR code Indonesian standard (QRIS). Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2023). Laporan sistem pembayaran Indonesia. Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2025). Statistik sistem pembayaran semester I. Bank Indonesia.

Dahmen, P., & Rodríguez, E. (2014). Financial literacy and the success of small businesses: An observation from a small business development center. Numeracy, 7(1), 1–12.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.

Herdjiono, I., & Damanik, L. A. (2016). Pengaruh financial attitude dan financial knowledge terhadap financial management behavior. Jurnal Manajemen Teori dan Terapan, 9(3), 226–241.

Jack, W., & Suri, T. (2014). Risk sharing and transaction costs: Evidence from Kenya’s mobile money revolution. American Economic Review, 104(1), 183–223.

Lestari, D. (2019). Pengaruh gaya hidup digital terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Jurnal Ilmu Ekonomi, 8(2), 45–53.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.

Margaretha, F., & Pambudhi, R. A. (2015). Tingkat literasi keuangan pada mahasiswa. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 17(1), 76–85.

Mulyani, S., & Anwar, M. (2022). Integrasi literasi keuangan dan pembayaran digital dalam meningkatkan kinerja UMKM. Jurnal Ekonomi Digital, 4(1), 55–67.

Nisa, K., & Haryono, S. (2019). Pengaruh penggunaan aplikasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 4(2), 45–52.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan (SNLIK). OJK.

Pratiwi, A., & Prasetyo, B. (2021). Pemanfaatan media digital dalam literasi keuangan mahasiswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 14(1), 67–75.

Putri, N. M., & Rahyuda, H. (2017). Pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan UMKM. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 6(3), 1327–1354.

Rahayu, S., Putri, D., & Kurniawan, A. (2022). Pengaruh pembayaran digital terhadap peningkatan omzet UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi Digital, 3(1), 45–56.

Rahmawati, N. (2021). Pengaruh literasi keuangan dan teknologi keuangan terhadap kinerja UMKM. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 9(1), 12–20.

Sari, D., & Hadiyati, E. (2021). Pengaruh penggunaan QRIS terhadap peningkatan transaksi UMKM kuliner. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(2), 120–130.

Sari, M. (2020). Analisis literasi keuangan pelaku UMKM di Indonesia. Jurnal Pendidikan Akuntansi, 13(2), 101–110.

Widayanti, R., Damayanti, S. M., & Marwanti, F. (2017). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 4(1), 1–10.

Widayati, I. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi literasi finansial mahasiswa. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 10(1), 89–99.

Yamin, M., & Abdalatif, A. (2020). Determinan adopsi pembayaran berbasis QR code pada UMKM. Jurnal Manajemen dan Teknologi, 5(2), 88–98.

Yushita, A. N. (2017). Pentingnya literasi keuangan bagi pengelolaan keuangan pribadi. Jurnal Nominal, 6(1), 11–26.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Pengaruh Literasi Keuangan dan Implementasi QRIS terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM di Kota Makassar. (2026). Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Ekonomi Akuntansi, 10(1), 94-107. https://doi.org/10.31851/neraca.v10i1.21582