KAJIAN FEMINISME DALAM NOVEL LEBIH SENYAP DARI BISIKAN KARYA ANDINA DWIFATMA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
DOI:
https://doi.org/10.31851/parataksis.v8i2.18163Abstract
Novel Lebih Senyap dari Bisikan menceritakan tentang kehidupan rumah tangga yang penuh lika-liku menghadapi permasalahan terkait momongan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian feminisme berupa ekspresi pengalaman perempuan, bentuk ketidakadilan gender, dan perlawanan perempuan dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma serta bagaimana implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan yang terdapat dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma. Hasil penelitian diperoleh 42 Kutipan diantaranya, Ekspresi pengalaman perempuan dalam tokoh wanita terdapat 27 Kutipan, di klasifikasikan menjadi ekspresi suara hati, khawatir, gelisah, sedih, bahagia, tidak percaya diri, cemas, dan peduli. Bentuk ketidakadilan gender memuat
10 kutipan, di klasifikasikan menjadi marginalisasi, subordinasi, stereotype, kekerasan, dan beban ganda. Perlawanan perempuan memuat 5 kutipan, di klasifikasikan dalam beberapa bentuk perlawanan perempuan dalam meraih kekuasaan dan perlawanan perempuan dalam meraih kekuatan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Novitawulandari Wulandari, Yessi Fitriani, Puspa Indah Utami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












