UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR INTRINSIK CERPEN MELALUI PENERAPAN METODE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X.1 SMA NU SUMBER AGUNG

Sugiarti ,

Abstract


UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR INTRINSIK CERPEN MELALUI PENERAPAN METODE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X.1 SMA NU SUMBER AGUNG

Sugiarti(1), Herni Fitriani(2), Radiana Dewi(3)

STKIP Nurul Huda Sukaraja

giarti@stkipnurulhuda.ac.id

Abstrak

 

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas X.1 SMA NU Sumber Agung Kecamatan Buay Madang Kabupten Ogan Komering Ulu Timur sebelum diadakan tindakan perbaikan tergolong rendah berdasarkan pretes diketahui bahwa dari 19 siswa kelas X.1 SMA NU Sumber Agung hanya 8 siswa atau 42,11% mencapai nilai ≥70, sedangkan 11 siswa atau 57, 89% memperoleh nilai ≤70. data tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia  di kelas X.1 SMA NU Sumber Agung belum mencapai  ketuntasan. Hal tersebut berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal sekolah bahwa pembelajaran dikatakan tuntas apabila ≥85% dari jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal. Penerapan metode Jigsaw secara langsung dapat meningkatkan kemampuan menganalisis unsur intrinsik cerpen siswa kelas X.1 SMA NU Sumber Agung, sebelum adanya perbaikan pembelajaran pada kondisi awal 51, 57, setelah dilakukan perbaikan pada siklus I meningkat menjadi 57,11. Peningkatan rata-rata dari kondisi awal ke siklus I sebesar 5,54. Penelitian tindakan kelas dilanjutkan pada siklus II. Nilai rata-rata hasil siklus II sebesar 64,47 atau mencapai 57,85%. Dengan peningkatan rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 7,36. Penelitian dilanjutkan pada siklus III yang menunjukkan nilai rata-rata 73,68 atau sebesar 89, 47%. Jadi peningkatan rata-rata dari siklus II ke siklus III sebesar 9,21.

Kata KunciUnsur Intrinsik Cerpen, Metode Jigsaw,  Pembelajaran Bahasa                            Indonesia.

 

EFFORTS TO IMPROVE THE ABILITY OF ANALYSIS OF CERPEN INTRINSIC ELEMENTS THROUGH THE IMPLEMENTATION OF THE JIGSAW METHOD IN INDONESIAN SUBJECT FOR X.1 CLASS OF NU SUMBER AGUNG SMA NU SUMBER AGUNG

Abstrack
This research is a Classroom Action Research which is conducted in three cycles. Each cycle is carried out in four stages, namely: planning, implementation, observation, reflection. The results of learning Indonesian for class X.1 SMA NU Sumber Agung, Buay Madang District, Ogan Komering Ulu Timur District before taking corrective action were classified as low based on the pretest, it was known that out of 19 students of class X.1 SMA NU Sumber Agung only 8 students or 42.11% reached a value of ≥70, while 11 students or 57, 89% obtained a score of ≤70. These data indicate that learning Indonesian in class X.1 SMA NU Sumber Agung has not yet achieved completeness. This is based on the school's minimum completeness criteria that learning is said to be complete if ≥85% of the total students reach the minimum completeness criteria. The application of the Jigsaw method can directly improve the ability to analyze the intrinsic elements of short stories for X.1 grade students of SMA NU Sumber Agung, before the improvement of learning in the initial conditions 51, 57, after improvements in cycle I increased to 57.11. The average increase from initial conditions to cycle I was 5.54. Classroom action research was continued in cycle II. The average value of the results of cycle II was 64.47 or reached 57.85%. With an increase in the average from cycle I to cycle II of 7.36. The research was continued in cycle III which showed an average value of 73.68 or 89.47%. So the average increase from cycle II to cycle III is 9.21.

Keywords: Intrinsic Elements of Short Stories, Jigsaw Method,                                    Indonesian Language Learning.

 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arsyad, Azhar. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajagrafindo Persada

Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Hamalik, Oemar. (2010). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Rusman. (2010). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.

Sadikin, Mustofa. (2010). Kumpulan Sastra Indonesia Edisi Lengkap. Jakarta Timur: Gudang Ilmu

Sanjaya, Wina. (2009). Kurikulum dan Pembelajaran: Teori dan Praktik pengembangan.Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Salvin, R. E. (2005). Cooperative Learning. Nusa Media.

Sugiyono.(2009).Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung:Alfabeta.

Supranto, J.(2009).Statistik Teori dan Aplikasi.Jakarta:Erlangga.

Suyatno. (2009). Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Surabaya: Masmedia Buana Pustaka.




DOI: http://dx.doi.org/10.31851/parataksis.v3i2.4764

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.