SOSIOLOGI SASTRA: REPRESENTASI REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL KUBAH KARYA AHMAD TOHARI

Authors

  • Risco Dwi Kurniawan UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA YOGYAKARTA

DOI:

https://doi.org/10.31851/pembahsi.v16i1.21381

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi realitas sosial dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Novel ini diposisikan sebagai teks sosial yang merefleksikan dinamika masyarakat desa pascakonflik politik, khususnya terkait stigma, marginalisasi, dan relasi antara individu dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi kepustakaan. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog dalam novel Kubah (cetakan keempat, edisi 2012) yang mengandung aspek sosial, seperti pelabelan politik, pengucilan sosial, relasi kuasa, serta nilai-nilai kemanusiaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Kubah merepresentasikan realitas sosial masyarakat yang masih terikat oleh ingatan kolektif dan prasangka terhadap individu dengan latar belakang politik tertentu. Tokoh Karman digambarkan mengalami marginalisasi simbolik dan tekanan psikologis akibat stigma sosial yang terus melekat, sehingga relasi antara individu dan masyarakat berlangsung secara timpang. Meskipun demikian, novel ini juga menghadirkan nilai empati, kesabaran, dan pemulihan martabat manusia sebagai bentuk kritik sosial. Dengan demikian, Kubah tidak hanya berfungsi sebagai cermin realitas sosial pascakonflik, tetapi juga sebagai media refleksi dan kritik sosial yang mendorong kesadaran pembaca terhadap pentingnya keadilan sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kata Kunci : Marginalisasi, Novel Kubah, Realitas Sosial, Stigma Sosial, Sosiologi Sastra.

Downloads

Published

2026-06-12