Pengaruh permainan Puzzle Panca Indra Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 3-5 Tahun di TK Antonius 2 Medan
Bermain
DOI:
https://doi.org/10.31851/kjp3xc98Abstract
Anak usia prasekolah adalah anak yang berusia 3-5 tahun. Pada masa ini, diperlukan pemantauan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, dimana panca indera dan sistem penerimaan rangsangan serta proses memori harus siap sehingga anak mampu belajar dengan baik, proses belajar pada masa prasekolah adalah dengan cara bermain. Kemampuan kognitif dalam proses pembelajaran, anak lebih sering menggunakan permainan yang menyenangkan agak anak dapat mengeksplor kreativitasnya dengan cara belajar sambil bermain. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Bermain Puzzle Terhadap Perkembangan Kognitif Usia Prasekolah di TK Antonius 2. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan penelitian Quasi Eksperimental Design One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian sebanyak 10 murid dengan Purposive Sampling. Metode analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil kelompok sebelum dan sesudah Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukan p value perkembangan bahasa 0,02, p value perkembangan motorik halus 0,014, p value perkembangan sosial 0,008, dan p value menggunakan lembar observasi 0,025 dengan standar p value < 0,05. Kesimpulan: ada pengaruh kelompok sebelum dan sesudah dilakukan terapi bermain puzzle.
Kata Kunci : Bermain, Kognitif, Puzzle
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Imel Imel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
















