Permasalahan Peran Guru Permasalahan Peran Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Kelas 1 Sekolah Inklusi SDN 02 Taman Kota Madiun
Sebuah Studi Kualitatif di Sekolah Inklusi
DOI:
https://doi.org/10.31851/2fzda873Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam menjalankan perannya pada implementasi Kurikulum Merdeka di kelas 1 sekolah inklusi SDN 02 Taman Kota Madiun. Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran yang berpihak pada murid dan diferensiasi, yang menuntut guru memiliki kemampuan pedagogis yang adaptif, terutama dalam konteks inklusi yang menghadirkan siswa dengan kebutuhan belajar yang beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas 1, kepala sekolah, wali murid siswa reguler dan ABK serta dokumentasi terkait pelaksanaan Kurikulum Merdeka di kelas 1 SDN 02 Taman kota Madiun. Guru kelas 1 menghadapi kesulitan dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal kepada siswa berkebutuhan khusus karena dua faktor utama, yaitu keterbatasan kompetensi akibat latar belakang pendidikan yang bukan dari pendidikan luar biasa, serta kurangnya dukungan dan kerja sama dari kepala
sekolah dan orang tua siswa. Hal ini menghambat terciptanya pembelajaran yang efektif dan menyeluruh sesuai kebutuhan individu siswa.
Kata kunci: Peran guru, Kurikulum Merdeka, sekolah inklusi, kelas 1, pembelajaran berdiferensiasi.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Inzy Ardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
















