UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN DALAM NOVEL HANYA SEBUTIR DEBU KARYA SANDI FIRLY

Dessy Wardiah

Abstract


ABSTRAK

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Unsur-Unsur Kebudayaan dalam novel Hanya Sebutir Debu karya Sandi Firly. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan Unsur-Unsur Kebudayaan dalam novel Hanya Sebutir Debu karya Sandi Firly. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan sosiologis. Teknik analisis data yang digunakan ialah teknik content analisis (analisis isi). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasa terhadap novel Hanya Sebutir Debu karya Sandi Firly, terdapat tujuh unsur-unsur kebudayaan berupa kepercayaan, nilai, norma dan sanksi, teknologi, simbol, bahasa, kesenian. Kepercayaan dalam penelitian ini adalah keyakinan masyarakat terhadap suatu hal yang bersifat mistis (gaib). Nilai dalam penelitian ini adalah cara pandang masyarakat terhadapsuatu hal. Norma dan sanksi dalam penelitian ini adalah seperangkat aturan dan ganjaran yang harus dipatuhi dan ditaati. Teknologi dalam penelitian ini adalah cara kerja masyarakat. Simbol dalam penelitian ini adalah sebuah benda, manusia, dan berbagai macam hal yang telah mendapatkan arti
khusus. Bahasa dalam penelitian ini adalah sebutan masyarakat untuk suatu objek, Kesenian dalam penelitian ini adalah suatu karya seseorang berupa syairl lagu Umu Abah yang terkenal di daerah Banjar.

Kata Kunci Unsur-Unsur Kebudayaan Sastra, Novel


Refbacks

  • There are currently no refbacks.