Pengaruh Variasi Komposisi Batubara Dan Tatal Karet Terhadap Karakteristik Bio-Oil Dan Biochar Menggunakan Metode Co-Pirolisis
DOI:
https://doi.org/10.31851/wkzg5t97Keywords:
Batubara, Bio-oil, Biochar, Co-Pirolisis, Tatal KaretAbstract
Sebagian besar cadangan batubara di Indonesia terdiri dari batubara berkualitas rendah (34,4% dari total cadangan), yang tidak dapat dimanfaatkan secara langsung dan memiliki nilai jual rendah. Batubara jenis ini dapat diubah menjadi produk bahan bakar dengan nilai kalor lebih tinggi melalui metode co-pirolisis, yaitu proses dekomposisi termal tanpa oksigen yang melibatkan batubara dan biomassa, menghasilkan bahan bakar cair (bio-oil), padat (biochar), dan gas (syngas). Pada penelitian ini, limbah biomassa tatal kayu karet digunakan sebagai campuran batubara yang berpotensi sebagai sumber energi terbarukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi rasio campuran batubara dan tatal kayu karet terhadap karakteristik produk bio-oil dan biochar yang dihasilkan, serta menentukan komposisi optimal untuk menghasilkan bahan bakar dengan kualitas terbaik. Variasi rasio komposisi bahan baku batubara : tatal kayu karet adalah 100%:0%, 75%:25%, 50%:50%, 25%:75%, 0%:100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen bio-oil tertinggi diperoleh pada rasio 50%:50%, sedangkan rendemen biochar tertinggi diperoleh pada rasio 100% batubara. Karakteristik bio-oil paling optimal tercapai pada rasio 75% batubara : 25% tatal kayu karet dengan densitas 0,9660 g/ml dan titik nyala 88°C. Kualitas biochar paling optimal juga dicapai pada rasio 75% batubara : 25% tatal kayu karet, dengan nilai kalor 5609,5755 kal/g, kadar air 5,17%, kadar abu 4,17%, kadar zat terbang 5,68%, dan karbon tetap 84,98%. Temuan komposisi optimal (75:25) dapat diaplikasikan untuk memproduksi bahan bakar alternatif yang lebih berkualitas, sekaligus mendukung pemanfaatan limbah biomassa sebagai bagian dari energi terbarukan yang berkelanjutan serta menjadi solusi dalam peningkatan nilai ekonomi batubara rendah kalori.
References
Ali, M. R.,et al. (2022). Physical Properties of Hydrothermally Treated Rubberwood. Forests, 13(7),
1–14. https://doi.org/10.3390/f13071052.
Ambarnita, .A.F., Syarif, A., & Febriana, I. (2023). Karakteristik Syngas Co-Pirolisis Batubara dan
Tandan Kosong Kelapa Sawit dikaji dari Pengaruh Temperatur. Palembang: Tugas Akhir Politeknik Negeri Sriwijaya.
Arini, W., & Lovisia, E. (2020). Pengembangan Alat Pirolisis Sampah Plastik Sebagai Media Belajar Berbasis Lingkungan Pada Materi Suhu Dan Kalor Di Smp Kabupaten Musi Rawas. Jurnal Perspektif Pendidikan, 14(1), 22–35. https://doi.org/10.31540/jpp.v14i1.909.
Asfar, A.M.I.A., Asfar, A.M.I.T., Ridwan, Damayanti, J.D., Mukhsen, M.I. (2021). Transformasi Sekam Padi (Pirolisis). Sukabumi: CV Jejak, anggota IKAPI.
Asmunandar, A., Goembira, F., Raharjo, S., & Yuliarningsih, R. (2023). Evaluasi pengaruh suhu dan waktu pirolisis biochar bambu betung (Dendrocalamus asper). Jurnal Serambi Engineering, 8(1), 4760–4771.
Badan Pusat Statistik. (2021). Luas Tanaman Perkebunan Menurut Provinsi (Ribu Hektar). https://www.bps.go.id/id/statistics=/luas-tanaman-perkebunan- menurut-provinsi.html. Diakses pada 2 Februari 2024, jam 14.00.
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi. (2017). SK Dirjen Migas No. 0486.K/10/DJM.S/2017 tanggal 23 November 2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.
Fardhyanti, D.S., Astrilia, D., dan Amalia, L. (2017). Karakteristik Bio-oil dari Hasil Pirolisis terhadap Biomassa. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia "Kejuangan" Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, ISSN 1693- 4393.
Hadi, Z. (2021). Pirolis biomassa dan hasil. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas, January.
Hendrik, H., Yani, S., & Yani, S. (2024). Co-Firing Limbah Biomassa dan Charcoal Cocopeat dengan Batubara Pada Industri Fero Nikel. INNOVATIVE: Journal Of Science Research, 4(6), 5629-5643. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.17147
Husna, L. Al, & Syarif, A. (2023). Analisis Komposisi Syngas Co-Pirolisis Batubara dan Tandan Kosong Kelapa Sawit Berdasarkan Variasi Komposisi Bahan Baku.Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 21077–21081. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.9847
Islami, A.P. (2022). Upgrading Bio-Crude Oil Hasil Pirolisis Minyak Kelapa Sawit Menjadi Biogasoline Menggunakan Zeolit-Y Terprotonasi Sebagai Katalis. Skripsi Universitas Lampung, 8.5.2017, 2003-2005.
Jamilatun, S., Pitoyo, J., Puspitasari, A., & Sarah, D. (2022). Pirolisis Tandan Kelapa Sawit Untuk Menghasilkan Bahan Bakar Cair, Gas, Water Fase Dan Charcoal. Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ, 1–7. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaslit/article/view/14250.
Jati, A. K. (2022). Produksi Bio-Oil dari Limbah Serabut dan Pelepah Sawit dengan Proses Pirolisis. Tugas Akhir. Lampung: Politeknik Negeri Lampung.
Khasanah, U., Ladini, T., & Rusnadi, I. (2023). Pirolisis Biji Karet Sebagai Energi Alternatif Berdasarkan Pengaruh Temperatur dan Jumlah Katalis Zeolit. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 21852-21860. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.9792
Lestari, A., Yerizam, M., & Hasan, A. (2023). Characterization of Rubber Seed (Havea Brasiliensis) as Raw Material for The Production of Biofuel. Journal of Applied Agricultural Science and Technology, 7(3), 217-224. https://doi.org/10.55043/jaast.v7i3.140
Li, L., Liu, G. K., Li, Y., Zhu, Z., Xu, H., Chen, J., & Ren, X. (2020). Release of sulfur and nitrogen during co-pyrolysis of coal and biomass under inert atmosphere. ACS Omega, 5(46), 30001–30010.
Novita, S. A., Santosa, Nofialdi, Andasuryani, Fudholi, A. (2021). Artikel Review: Parameter Operasional Pirolisis Biomassa. Agroteknika, 4(1), 53–67. https://doi.org/10.32530/agroteknika.v4i1.105
Nurfaritsya, S. A., Rusnadi, I., & Daniar, R. (2023). Pengaruh Variasi Temperatur dan Waktu Proses Pirolisis Tatal Kayu Karet untuk Pembuatan Bio-Char,Bio-Oil dan Syngas sebagai Bahan Bakar. Jurnal Penndidikan Tambusai, 7(3), 24569–24576. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.10495
Rathod, N., Jain, S., & Patel, M. R. (2023). Thermodynamic analysis of biochar produced from groundnut shell through slow pyrolysis. Energy Nexus, 9. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.nexus.2023.
Ridhuan, K., & Irawan, D. (2020). Energi Terbarukan Pirolisis. Lampung : CV. Laduny Alifatama.
Rosyadi, I., Wahyudi, H., Satria, D., Yusvardi, Y., & ... (2018). Analisis Hasil Pyrolisis Pada Limbah Biomassa Tongkol Jagung Dengan Kayu Akasia. Prosiding …, 229–234.https://ejournal.itn.ac.id/index.php/seniati/article/download/788/711
Setiawan, A., & Riskina, S. (2022). Teknologi Konversi Biomassa Secara Termokimia: Pirolisis. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.
Tomczyk, A., Sokołowska, Z., & Boguta, P. (2020). Biochar physicochemical properties: pyrolysis
temperature and feedstock kind effects. Reviews in Environmental Science and Biotechnology, 19(1), 191–215. https://doi.org/10.1007/s11157-020-09523-3
Yu, F., Steele, P., Gajjela, S. K., Hassan, E. B., dan Mitchell, B. (2009). Production of Hydrocarbons from Biomass Fast Pyrolysis and Hydrodreoxygenation, Departement of Forest Products, Mississippi University, US.
Zadeh, Z. E., Abdulkhani, A., Aboelazayem, O., & Saha, B. (2020). Recent insights into lignocellulosic biomass pyrolysis: A critical review on pretreatment, characterization, and products upgrading. Processes, 8(7). https://doi.org/10.3390/pr8070799
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aida Syarif, Sonia Rahma Putri, Iin Sutarmi, Jaksen, Rima Daniar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






