PENGARUH OKSIDATOR DAN WAKTU TERHADAP YIELD ASAM OKSALAT DARI KULIT PISANG DENGAN PROSES OKSIDASI KARBOHIDRAT

Authors

  • Atikah Atikah

DOI:

https://doi.org/10.31851/redoks.v2i1.2030

Abstract

ABSTRAK

Pola konsumsi masyarakat maupun industri pengolahan buah pisang yang hanya memanfaatkan buah dan membuang bagian kulit berpotensi meningkatkan limbah padat organik sehingga perlu dilakukan penelitian  mengenai  pemanfaatan  kulit  buah pisang, dalam hal  ini sebagai bahan baku pembuatan asam oksalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi operasi optimum dan pengaruh variasi konsentrasi oksidator HNO3, waktu pemanasan dan perbandingan berat antara HNO3 dan hasil hidrolisis kulit pisang terhadap yield asam oksalat yang dilakukan secara oksidasi karbohidrat yang menggunakan bahan baku kulit pisang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan  rancangan  acak  yang  disusun secara faktorial dengan  menggunakan  konsentrasi HNO3 40  %,  50  %  dan  60  %. Waktu reaksi yang digunakan yaitu 30, 60, 90 dan  120  menit sedangkan  rasio  perbandingan  berat HNO3 terhadap  berat hasil hidrolisis kulit pisang  yaitu 3 : 1,  5 : 1 dan  7 : 1.  Hasil yang diperoleh diuji secara kuantitatif untuk menentukan yield asam oksalat. Kondisi proses yang terbaik pada penelitian ini adalah pada pemakaian HNO3 konsentrasi  60 %, waktu reaksi 90 menit dan perbandingan berat antara HNO3 dan hasil hidrolisis kulit pisang R = 7 : 1 yang memberikan yield 22.5%.

Kata kunci : asam oksalat, kulit pisang, proses oksidasi karbohidrat

References

Cinantya, Puspita. 2015. Ekstraksi Asam Oksalat dari Tongkol Jagung dengan Pelarut HNO3. Skripsi. Semarang. Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang.

Coniwanti, Pamilia, Oktarisky, Rangga Wijaya. 2008. Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Sebagai Bahan Baku Pembuatan Asam Oksalat dengan Reaksi Oksidasi Asam Nitrat. Palembang: Universitas Sriwijaya, Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik.

Fessenden, R.J. dan Fessenden, J.S. 1999. Kimia Organik. Edisi ke-3. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Kiantoro, A. 2011. Pembuatan Asam Oksalat dari Limbah Kulit Pisang dengan Pengaruh Waktu dan Konsentrasi Asam Nitrat (HNO3). Palembang: Politeknik Negeri Sriwijaya.

Kirk, R.E dan Orthmer D.F.2007. Encyclopedia of Chemical Technology. 5th ed. New York.

Munadjim. 1983. Teknologi Pengolahan Pisang. Gramedia. Jakarta

Ratnasari, Dessy. 2014. Pembuatan Asam Oksalat dari Kulit Singkong dengan Variasi Konsentrasi HNO3 dan Lama Pemanasan pada Proses Hidrolisis. Skripsi. Palembang: Politeknik Negeri Sriwijaya.

Riawan, S. 1989. Kimia Organik. Ed. 1. Jakarta. Binarupa Aksara.

Downloads

Published

2018-08-15

How to Cite

Atikah, A. (2018). PENGARUH OKSIDATOR DAN WAKTU TERHADAP YIELD ASAM OKSALAT DARI KULIT PISANG DENGAN PROSES OKSIDASI KARBOHIDRAT. Jurnal Redoks, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.31851/redoks.v2i1.2030