Pengaruh Suhu dan Kecepatan Pengadukan Terhadap Efisiensi Adsorpsi Ion Fe(III) Menggunakan Biosorben Biji Durian

Authors

  • Hasrul Anwar Universitas Lampung
  • Miftahul Djana Universitas Lampung
  • Devi Kurnia Sari Institut Teknologi Sumatera
  • Rosalia Dwi Werena Universitas Lampung
  • Amril Ma’ruf Siregar Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.31851/4wfmpp54

Keywords:

adsorpsi, biosorben, Fe(III), suhu, kecepatan pengadukan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan kecepatan pengadukan terhadap kapasitas dan efisiensi adsorpsi ion Fe(III) menggunakan biosorben dalam sistem batch. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Variasi suhu yang digunakan adalah 30 °C, 40 °C, 50 °C, dan 60 °C, sedangkan kecepatan pengadukan divariasikan pada 30 rpm, 60 rpm, 90 rpm, dan 120 rpm. Konsentrasi awal larutan Fe(III) sebesar 500 mg/L dengan massa biosorben 1 gram dan volume larutan 0,05 L. Konsentrasi akhir ion logam Fe(III) setelah proses adsorpsi dianalisis secara kuantitatif menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) untuk menghitung efisiensi dan kapasitas penyerapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu memberikan pengaruh signifikan terhadap efisiensi adsorpsi, dari 82,92% pada suhu 30 °C menjadi 96,14% pada suhu 60 °C, dengan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 24,03 mg/g. Demikian pula, peningkatan kecepatan pengadukan dari 30 rpm ke 120 rpm meningkatkan efisiensi adsorpsi dari 77,50% menjadi 96,62% dan kapasitas adsorpsi dari 19,38 mg/g menjadi 24,16 mg/g. Suhu tinggi mempercepat difusi ion ke dalam pori biosorben, sedangkan pengadukan yang cepat meningkatkan perpindahan massa melalui pengurangan ketebalan lapisan film. Suhu optimum ditetapkan pada 60 °C dan kecepatan pengadukan optimum pada 120 rpm. Hasil ini menunjukkan pentingnya kontrol suhu dan pengadukan dalam proses adsorpsi untuk meningkatkan efisiensi penyerapan logam Fe(III).

 

References

Crini, G., Lichtfouse, E., Wilson, L. D., & Morin-Crini, N. (2019). Conventional and non-conventional adsorbents for wastewater treatment. Environmental Chemistry Letters, 17(1), 195–213. https://doi.org/10.1007/s10311-018-0786-8Febriana, L., & Handayani, D. S. (2020). Pengaruh parameter operasi terhadap proses adsorpsi logam berat menggunakan biosorben. Jurnal Teknik Lingkungan, 26(1), 45–53. https://doi.org/10.5614/j.tl.2020.26.1.5.

Febriana, L., & Handayani, D. S. (2020). Pengaruh parameter operasi terhadap proses adsorpsi logam berat menggunakan biosorben. Jurnal Teknik Lingkungan, 26(1), 45–53.

Hasan, T., Islam, M. S., & Rahman, M. M. (2022). Evaluation of chemically modified spent coffee grounds for the removal of iron ($text{Fe}^{3+}$) ions from contaminated water. Environmental Technology & Innovation, 26, 102315.

Pratiwi, A., Santoso, B., & Utomo, S. (2022). Chemical modification of agricultural waste-based biosorbents for enhanced heavy metal sequestration: A review. Journal of Water Process Engineering, 48, 102-115.

Putra, W. P., Kamari, A., Yusoff, S. N. M., Ishak, C. F., Mohamed, A., Norrrahim, M. N. F., & Suhas, S. (2014). Biosorption of Cu(II), Pb(II) and Zn(II) ions from aqueous solutions using selected waste materials: Adsorption and characterisation studies. Journal of Environmental Chemical Engineering, 2(4), 2133–2143. https://doi.org/10.1016/j.jece.2014.09.006

Ramadhan, F., & Wijaya, H. (2023). Hydrodynamic and thermodynamic insights into batch adsorption of transition metals using lignocellulosic materials. Environmental Science and Pollution Research, 30(14), 41200–41212.

Sari, N., Prasetyo, I., & Wulandari, R. (2018). Pemanfaatan bahan alami sebagai adsorben logam berat dalam air limbah industri. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 10(2), 89–96. https://doi.org/10.20885/jstl.vol10.iss2.art3.

Siddiqui, S. I., Naushad, Mu., & Chaudhry, S. A. (2023). Agricultural waste biomass as an effective and low-cost green adsorbent for water purification: A review. Environmental Science and Pollution Research, 30(2), 2415–2432.

Vardhan, K. H., Kumar, P. S., & Panda, R. C. (2020). A review on heavy metal pollution, toxicity and remedial measures: Current trends and future perspectives. Journal of Molecular Liquids, 297, 111938. https://doi.org/10.1016/j.molliq.2019.111938.

Zain, M. A., Rahmawati, A., & Kurniawan, F. (2024). Pengaruh aktivasi natrium hidroksida (NaOH) terhadap karakteristik permukaan dan kinerja adsorpsi biosorben berbasis limbah pertanian. Jurnal Kimia dan Kemasan, 46(1), 12–23.

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Pengaruh Suhu dan Kecepatan Pengadukan Terhadap Efisiensi Adsorpsi Ion Fe(III) Menggunakan Biosorben Biji Durian. (2026). Jurnal Redoks, 11(1), 96-103. https://doi.org/10.31851/4wfmpp54