Analisis Faktor Lokasi Pengukuran Terhadap Tingkat Kebisingan (Studi Kasus: Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang)

Authors

  • Jumingin Jumingin Universitas PGRI Palembang
  • Mohammad Ramadhani Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31851/sainmatika.v15i1.1902

Keywords:

Noise, Location Factor, Demang Lebar Daun

Abstract

A research on Space Level Influence Analysis (Case Study: Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang) has been conducted. The purpose of this research was to understand various factors of location of road (flat straight road, flat road cornering, uphill road, downhill road, road containing traffic light and road turning road). The research method was purposive sampling. With the measurement point in accordance with the factors that exist along Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang and the measurement was done at a distance of 5 meters from the edge of the road and measuring the day (07.00, 10.00, 15.00 and 20.00 WIB). The data obtained were analyzed by using one factorial variety analysis (location factor). From the measurement results showed that the lowest disturbance of 70.27 dB on the flat road turns cornering location 10 and the highest sound of 75.67 dB on the road containing the traffic light of the location 7. From the results of existing fingerprints that affect noise. From the BNT test with a 99% confidence level indicating that the street noise level containing the traffic lights of the 7 locations was very noticeable with the noise level on flat straight roads, flat road cornering and down road with significance smaller than α = 1%.

ABSTRAK

 

Telah dilakukan penelitian tentang Analisis Faktor Lokasi Pengukuran terhadap Tingkat Kebisingan (Studi Kasus: Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat kebisingan yang ditimbulkan pada berbagai faktor lokasi jalan (jalan datar lurus, jalan datar agak menikung, jalan menanjak, jalan menurun, jalan yang terdapat traffic light dan jalan terdapat putar arah). Metode penelitian yang digunakan adalah purpossive sampling. Dengan titik pengukuran dipilih sesuai dengan faktor lokasi yang ada di sepanjang Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang dan pengukuran dilakukan pada jarak 5 meter dari pinggir jalan dan dilakukan aktivitas pengukuran siang hari (pukul 07.00, 10.00, 15.00 dan 20.00 WIB). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam satu faktorial (faktor lokasi). Dari dasil pengukuran menunjukkan bahwa kebisingan terendah sebesar 70,27 dB di jalan datar agak menikung lokasi 10 dan kebisingan tertinggi sebesar 75,67 dB di jalan yang terdapat traffic light  lokasi 7. Dari analisis sidik ragam menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan faktor lokasi pengukuran terhadap tingkat kebisingan. Dari uji BNT dengan tingkat kepercayaan 99% menunjukkan bahwa tingkat kebisingan pada jalan terdapat traffic light lokasi 7 berbeda sangat nyata dengan tingkat kebisingan pada jalan datar lurus, jalan datar menikung dan jalan menurun dengan taraf signifikansi lebih kecil dari a=1%.

Kata kunci: Kebisingan, Faktor Lokasi, Demang Lebar Daun

References

Fachrul, M. F., Yulinawati, H., dan Ernawati. 2016. Analisis Pengaruh Tingkat Kebisingan Lalu Lintas Terhadap Lingkungan Kampus A – Universitas Trisakti A Grogol Jakarta Barat dan Masyarakat di Sekitarnya. JTL, 6 (2): 63 – 72.

Ferail, L., Suswantoro, E., dan Silalahi, M. DS. 2016. Analisis Tingkat Kebisingan di Terminal Pakupatan (Kabupaten Serang, Provinsi Banten). JTL, 8 (1): 81 – 96.

Hiola, R. dan Sidiki, A. K. 2016. Hubungan Kebisingan Mesin Tromol dengan Stres Pekerja di Kabupaten Bone. Unnes Journal of Public Health, 5 (4): 285 – 293.

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48. 1996. Baku Mutu Kebisingan.

Khairina, Arisanty, D., dan Adyatma, H. S. 2014. Kebisingan Lalu Lintas Kendaraan Bermotor pada Ruas Jalan di Kecamatan Banjarmasin Tengah. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi: 1 (1): 24 – 32.

Setiawan, I. M. D., Mahardika, I. G., dan Adhika, I. M. 2016. Tingkat Kebisingan Lalu Lintas di Lingkungan Perumahan Dalung Permai Kabupaten Bedung. ECOTROPHIC, 10 (2): 81 – 86.

Syaiful. 2005. Tingkat Kebisingan Akibat Kendaraan Bermotor di Depan Rumah Sakit Hermina Bogor. Seminar Nasional Teknik Sipil V UMS: T-156 – T-160.

Syaiful dan Abidin, Z. 2017. Pengaruh Volume Lalu Lintas terhadap Kebisingan yang Ditimbulkan Kendaraan Bermotor. Prosiding Simposium II – UNIID 2017.

Wardika, I. K., Suparsa, I. G. P., dan Priyantha, D. M. W. 2012. Analisis Kebisingan Lalu Lintas pada Ruas Jalan Arteri (Studi Kasus: Jalan Prof. Dr. IB. Mantra pada Km 15 s/d Km 16. Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil Universitas Udayana, Denpasar. XV-1 – XV-8.

Wicaksono, D., dan Supriadi, B. 2012. Analisa Kebisingan Akibat Aktivitas Transportasi di Jalan Raya Kenjeran-Jalan Kenjeran Surabaya. Scientific Conference of Environmental Technology IX. ITS. Surabaya.

Zulkifli, S. 2015. Pengaruh Volume Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kebisingan pada Jalan Bung Tomo Samarinda Seberang. Universitas 17 Agustus 1945, Samarinda.

Downloads

Published

2018-06-27