Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung (Zea Mays L) Non Hibrida di Lahan Balai Agro Teknologi Terpadu (ATP)

Authors

  • Trimin Kartika Department of Biology, Universitas PGRI Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31851/sainmatika.v15i2.2378

Keywords:

Effect of spacing, growth, production, non-hybrid corn

Abstract

The research entitled: The Effect of Planting Distance on Growth and Production of Non Hybrid Maize (Zea Mays L) in the Land of Integrated Technology Agro Center (ATP) ". Aim to get the optimal spacing (maximum production) in non-hybrid corn. The study was conducted in February 2018 until July 2018, located at the Integrated Agro Technology Land (ATP), Bakung Village, Inderalaya District, Ogan Ilir District (OI), South Sumatra Province, South Sumatra Province. The design used was Completely Randomized Design with 27 treatment combinations which were repeated as many as 3 replications. The results showed that the use of rare spacing could increase the growth and production of corn plants, at spacing of 80 cm x 20 cm, and spacing of 100 cm x 50 cm x 20 cm, giving the best influence on the growth and production of corn plants, non hybrid Srikandi corn with the use of a spacing of 75 cm x 15 cm giving the highest yield of 4.9 tons / ha.

 ABSTRAK

Penelitian yang berjudul : Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jagung (Zea Mays L) Non Hibrida Di Lahan Balai Agro Teknologi Terpadu (Atp)â€. Bertujuan untuk mendapatkan jarak tanam yang optimal (Produksi yang maksimal) pada jagung non hibrida. Penelitian dilaksanakan pada Februari 2018 sampai Juli 2018, bertempat di Lahan Agro Teknologi Terpadu (ATP), Desa Bakung, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) Provinsi Sumatera Selatan Provinsi Sumatera Selatan. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 27 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 ulangan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemakaian jarak tanam yang jarang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung, pada jarak tanam 80 cm x 20 cm, dan jarak tanam 100 cm x 50 cm x 20 cm, memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung, jagung non hibrida Srikandi dengan pemakaian  jarak tanam 75 cm x 15 cm memberikan hasil tertinggi sebesar 4,9 ton/ha .

 Kata Kunci : Pengaruh jarak tanam,  Pertumbuhan, Produksi, Jagung Non Hibrida

References

Badan Pusat Statistik. (2012). Produktivitas Jagung dan Kedelai. (Angka Tetap 2011 dan Angka Ramalan 1 2012).BPS No. 43/07/Th.XV.2 Juli 2012.Jakarta.

Djauhari, A;M, Syani; A. Malian dan M.G. Van Der Veen. (1987). Latihan Metode Penelitian Teknik Budidaya Tanaman Pangan dan Industri Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Nusa Tenggara.

Edhie, S.J.S. Bahasjah, M.H. Bintaro dan Sutarwi, S. (1979). Pengaruh Pengaturan Jarak Tanam Terhadap Lingkungan Fisik Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L). Buletin Agronomi x (1).

Erawati.T., Hipi.A. (2016). Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Jagung Hibrida di Kawasan Pengembangan Jagung Kabupaten Sumbawa. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian Banjarbaru.

Gardner, F. P. Pearce. R. B. and Michell. R. L. (1996). Physiology of crop plant. Terjemahan Herawati, Susilo, dan Subiyanto. UI Pres, Jakarta. p. 61-68; 343.

Gerry Dian, S, (2004), Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk Nitrogen dan Pupuk Kandang Sapi Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis pada Jarak Tanam yang Berbeda, Universitas Brawijaya, Malang.

Haryadi.S.S. (1988). Pengantar Agronomi. Gramedia. Jakarta.

Irfan, M. (1999). Respon Tanaman Jagung (Zea mays L.) terhadap Pengolahan Tanah dan Kerapatan Tanam pada Tanah Andisol. Tesis Program Pasca Sarjanah USU, Medan. P. 13-74.

Kartika,T. (2014). Respon Pertumbhan dan Produksi Jagung (Zea mays L) Hibrida pada Tingkat Populasi yang Berbeda. Jurnal SAINMATIKA. Vol. 11 No. 2. 2014. 74.

Riset dan Kerjasama Teknologi. (2003). Budidaya Tanaman Jagung. Kerjasama Kementrian Riset dan Teknologi dengan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.

Maruapey A. (2011). Pengaruh jarak tanam dan jenis pupuk kanang terhadap pertumbuhan gulma dan hasil jagung manis. Seminar Nasional Serelia 2011.

Mejaya, M. J., Dahlan, M., & Pabendon, M. (2005). Pola heterosis dalam pembentukan varietas unggul jagung bersari bebas dan hibrida. In Seminar Bulanan Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor (Vol. 12).

Nurjen,M. Sudiarso, A. Nogroho. (2002). Peranan Pupuk Kotoran Ayam dan Nitrogen (UREA) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang (Phaseolus radiatus L) Varietas Sriti. Journal Agrivita, Vol. 24. No. 1. hhtp://www.digilip. Brawijaya, ac. Id/.virtual.

Probowati, R.A., B. Guritno, dan T. Sumarni. (2014). Pengaruh tanaman penutup tanah dan jarak tanam pada gulma dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.).

Jurnal Produksi Tanaman Vol 2 , No 8 (2014). Publisher: Jurusan Produksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Subandi, Zubachtirodin, S. Saenong, dan I.U. Firmansyah. (2006). Ketersediaan teknologi produksi dan program penelitian jagung. Dalam: Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Jagung 29-30 September 2005 di Makassar. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan.Bogor. p. 11-40

Sutoro, Soelaeman, Y. & Iskandar. (1988). Budidaya Tanaman Jagung. Balai Penelitian Tanaman Pangan, Bogor

Soeprapto. (1993). Bertanam Kacang Hijau. Penebar Swadaya. Jakarta.

Yulisma. (2011). Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Jagung pada Berbagai Jarak Tanam.Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. Vol.3 No.2. 2011.

Downloads

Published

2018-12-31