EKSISTENSI LAGU BEUME DI KABUPATEN OGAN ILIR
DOI:
https://doi.org/10.31851/sitakara.v10i1.16947Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi eksistensi lagu Beume di Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Masalah difokuskan pada eksistensi lagu Beume di Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Metode penelitian ini dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Data-data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan dianalisis secara insuktif. Kajian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Desa Burai dan bujang gadis pada saat ini tidak begitu berminat kepada budaya lokal dan lebih berminat pada budaya luar adapun juga pasang surutnya lagu Beume sehingga pada saat ini lagu Beume mulai terlupakan dan hanya orang yang menekuni seni yang masih mempertahankan dan mengembangkan lagu Beume hingga sampai saat ini.
Kata Kunci: Eksistensi, Lagu Daerah, Beume
Downloads
References
Fithriana, S.Pd (54 Tahun) Pengamat Seni Desa Burai
Muhammad Tafdil, S.Ag (50 Tahun) Pemangku Adat Desa Burai
Pratiwi, O. O., Yelly, N., & Sepdwiko, D. (2021). Eksistensi Tari Sangkan Siheh di Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat. Jurnal Seni Drama Tari dan Musik, 58-71.
Setiowati, S. P. (2020). Pembentukan Karakter Anak pada Lagu Tokecang Jawa Barat. Jurnal Ilmu Budaya, 174.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Raga Mushohib, Nofroza Yelli, Feri Firmansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Sitakara Jurnal oleh http://univpgri-palembang.ac.id/e_jurnal/index.php/sitakara dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .


.png)

















