SENI DAN MODERASI BERAGAMA: ANALISIS KARYA SENI RUPA DALAM PAMERAN MATA AIR BANGSA DI OHD (OEI HONG DJIEN) MUSEUM MAGELANG
DOI:
https://doi.org/10.31851/wmcwcd65Abstract
Penelitian bertujuan untuk menganalisis simbol-simbol moderasi yang tercermin dalam karya seni pada pameran Mata Air Bangsa di OHD Museum. Masalah difokuskan pada keberagaman tema dan corak agama yang tergambarkan dalam karya seni figuratif, abstrak, dan instalasi. Guna mendekati masalah ini, dipergunakan acuan teori Ikonologi dari Erwin Panofsky. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis ikonologi. Data-data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap karya seni, dokumentasi, dan kajian literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif dan interpretatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa simbol moderasi dalam karya seni pameran ini terwujud melalui tiga kategori: figuratif dengan gaya surealis dan realis pada karya Joko Susilo dan Putu Stawijaya, abstrak pada karya Gus Mus dan Butet Kertaradjasa, serta instalasi pada karya Nasirun. Keberagaman tema dan corak ini menunjukkan potensi seni rupa sebagai medium untuk menyampaikan pesan moderasi dan toleransi dalam konteks sosial-budaya Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Didung Putra Pamungkas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Sitakara Jurnal oleh http://univpgri-palembang.ac.id/e_jurnal/index.php/sitakara dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 .


.png)

















