KOTA BAGHDAD SEBAGAI MUTIARA DUNIA PERADABAN ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.31851/z8zznd72Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kejayaan kota Baghdad sebagai pusat peradaban Islam sehingga menjadi rujukan dunia dalam berbagai bidang. Penulis akan mengkaji lebih dalam mengenai keistimewaan kota Baghdad dan kepemimpinan kota Baghdad sehingga mampu menjadikan Baghdad sebagai Mutiara Dunia Peradaban Islam. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan mengumpulkan sumber sejarah yang relevan dengan penelitian ini. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baghdad merupakan pusat kegiatan politik dan pemerintahan serta pusat kegiatan ilmu pengetahuan dan intelektual. Kejayaan yang dicapai Baghdad tidak terlepas dari jasa tokoh-tokoh yang berperan besar dalam pembentukan kota Baghdad seperti Abu Ja’far al-Manshur, Khalifah Harun arrasyid dan Khalifah Abdullah makmun. Baghdad menjadi lebih masyhur pada masa kepemimpinan al-Manshur hal ini dibuktikan dengan adanya perkembangan intelektual Islam, dimana Abbasiyah mendatangkan para tokoh-tokoh ilmuan tertinggi baik dalam bidang ilmu umum maupun agama.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 KALPATARU : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Kalpataru, Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah oleh http://univpgri-palembang.ac.id/e_jurnal/index.php/Kalpa/ berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .










