PENGARUH GANGGUAN HUBUNG SINGKAT 1 FASAKE TANAH TERHADAP KINERJA ALTERNATOR

Authors

  • Emidiana Emidiana

DOI:

https://doi.org/10.31851/ampere.v2i1.1206

Abstract

ABSTRAK

Pelayanan energi listrik hingga sampai ke konsumen tidak lepas dari gangguan. Sebagian besar gangguan yang terjadi merupakan gangguan tidak seimbang (tidak simetris), yang terdiri dari gangguan 1 fasa ke tanah, dua fasa ke tanah dan gangguan fasa ke fasa. Gangguan tidak seimbang yang terjadi pada busbar dapat menyebabkan: kerusakan pada alternator, berkurangnyabatas-bataskestabilansuatusistemtenaga, rusaknyaperalatan danteganganrendah yang disebabkanolehhubungsingkat, ledakan-ledakan yang mungkinterjadipadaperalatanyang mengandungminyakisolasi, danterpecahnyadaerahpelayanankarenarentetantindakanpengamananoleh system proteksi yang berbeda – beda yang dikenalsebagai “cascadingâ€. Oleh karena itu, dilakukan perhitunganbesar arus gangguan 1 fasaketanah, didapat : -j1,216 kA, tegangan-tegangan antar saluransaatgangguan 1 fasaketanah yang nilainya Vab = 8,8 38,80  kV, Vbc =  11 -87,6690  kV, Vca =  9,1 -37,040  kV.  Waktu yang diizinkan generator beroperasidalamkeadaangangguanhubungsingkat 1 fasaketanahadalah :134,23 detik

Kata kunci :Gangguan, Alternator, Komponen simetris.

Downloads

Published

2017-06-30

How to Cite

[1]
“PENGARUH GANGGUAN HUBUNG SINGKAT 1 FASAKE TANAH TERHADAP KINERJA ALTERNATOR”, AMPERE, vol. 2, no. 1, pp. 12–18, Jun. 2017, doi: 10.31851/ampere.v2i1.1206.