Rancang Bangun Sistem Pemantauan Suhu dan Kelembaban menggunakan Arduino IoT Cloud dengan ESP32

Authors

  • Hendrik Siahaan Universitas PGRI Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.31851/ampere.v10i1.16511

Keywords:

Sistem Pemantauan, ESP32, Sensor DHT11, Temperatur, Kelembaban

Abstract

Kurang efektifnya penggunaan alat ukur suhu dan kelembaban manual jika ingin memantau suhu dan
kelembaban secara real time dalam rentang waktu yang lama. Selain itu kelalaian dalam pengukuran dan
juga merupakan faktor yang tidak bisa dihindari. Salah satu solusi yang mungkin dilakukan untuk
mengatasi permasalahan di atas adalah dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT).
Penelitian ini menggunakan ESP32 sebagai Board dan DHT11 sebagai sensor, sementara untuk IoT
menggunakan Arduino IoT Cloud. Dalam penelitian ini, sistem pemantauan dirancang agar dapat
dengan mudah memantau kondisi suhu dan kelembaban suatu ruangan secara real time dengan teknologi IoT, data real time dapat diakses dari laptop atau smartphone terutama android. Untuk metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen murni. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai
kesalahan relatif rata-rata untuk suhu adalah 1,12% dan nilai kesalahan relatif rata-rata untuk
kelembaban adalah 2,07%. Rata-rata hasil pengukuran untuk suhu adalah 34,680C untuk sensor DHT11
sedangkan pada alat ukur acuan 34,270C .Sementara rata-rata kelembaban pada sensor DHT11 sebesar
67,04% sedangkan pada alat ukur acuan sebesar 65,68. Alat ini menggunakan sensor DHT11 yang
memiliki sampling rate 1 Hz memberikan informasi suhu dan kelembaban tiap detik didashboard

 

References

S. Yatmono MT, D. B. Hertanto M.Kom, D. S. Utama M.Pd, and F. Surwi S.T M.T,

“Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban berbasis LabView dan

Android,” Lap. Penelit. Dosen Muda, vol. 1–22, 2017.

Al-fuqaha, “Internet of Things: A Survey on Enabling Technologies, Protocols, and

Applications.” pp. 2347– 2348.

M. Villari, “Leveraging the Internet of Things Integration of Sensors and cloud

computing,” Int. J. Distrib. Sens. Netw., vol. 12, p. 9764287.

A. Botta, W. Donato, V. Persico, and A. Pescapé, “Integration of Cloud computing and

Internet of Things: A survey,” Futur. Gener. Comput. Syst., pp. 684–700.

F. Vinola and A. Rakhman, “Sistem Monitoring dan Controlling Suhu Ruangan Berbasis

Internet of Things,” J. Tek. Elektro Dan Komput., vol. 9, no. 2, pp. 117–126.

J. Tarigan, A. Z. Johannes, M. Natbasi, and A. B. S. Umbu, “Rancang Bangun Alat

Pemantau Dan Kontrol Kondisi Ruangan Green House,” J. Politek. Caltex Riau, vol. 9,

no. 1, pp. 22–32.

R. Bayu, A. Pradana, and A. Bhawiyuga, “Pengembangan Platform IoT Cloud berbasis

Layanan Komputasi Serverless Google Cloud Platform,” vol. 6, no. ue 4). doi: http://jptiik.ub.ac.id.

Greelane, “Ini adalah Cara Menghitung Persen Kesalahan.” [Online]. Available:

https://www.greelane.com/id/sains-teknologi-matematika/ilmu/how-to-calculate-percenterror-609584/

C. S. Bandung, “n.d.-a). #20 Perbedaan Antara DHT1 Dht22 Dan dht21 serta Jenis-Jenis

DHT.” [Online]. Available: https://cncstorebandunggo.blogspot.com/2022/01/20perbedaan-antara-dht1-dht22-dan.html,

U. S. D. Commerce and N. D. humidity, “National Weather Service.” [Online]. Available:

https://www.weather.gov/lmk/humidity,

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

[1]
“Rancang Bangun Sistem Pemantauan Suhu dan Kelembaban menggunakan Arduino IoT Cloud dengan ESP32 ”, AMPERE, vol. 10, no. 1, pp. 27–35, Jun. 2025, doi: 10.31851/ampere.v10i1.16511.