Klasifikasi Penyakit pada Daun Sirih Menggunakan K-Nearest Neighbor (KNN) Berdasarkan Ekstraksi Fitur Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM)

Authors

  • Julian Mulyadi Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Nuri David Maria Veronika Universitas Muhammadiyah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31851/ampere.v10i1.18170

Keywords:

Daun Sirih, Pengolahan Citra, k-neirest neighbor, grey level co-occurence matrix

Abstract

Daun sirih (Piper betle L.) merupakan tanaman merambat yang tumbuh subur di wilayah tropis, termasuk
Asia hingga Afrika Timur. Secara empiris, daun sirih memiliki berbagai khasiat dalam pengobatan
tradisional karena mengandung senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, produksi daun
sirih rentan terhadap serangan hama dan penyakit tanaman, yang menyebabkan penurunan kualitas dan
kuantitas hasil panen. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi penyakit pada daun sirih dengan menerapkan ekstraksi fitur Gray Level Co-occurrence Matrix
(GLCM) dan metode klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN). Penelitian ini menggunakan dataset
sebanyak 150 citra, yang terdiri dari 120 citra sebagai data latih dan 30 citra sebagai data uji, dengan tiga
kategori utama, yaitu daun sirih sehat, daun sirih dengan penyakit bercak daun, dan daun sirih yang
mengalami kerusakan akibat bekicot. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa metode KNN dengan nilai
K = 3 dan K = 5 memberikan akurasi tertinggi sebesar 90%, dengan 27 citra diklasifikasikan dengan
benar dan 3 citra mengalami kesalahan klasifikasi dari 30 citra yang diuji. Hasil ini membuktikan bahwa
kombinasi metode KNN dan ekstraksi fitur GLCM efektif dalam mengklasifikasikan penyakit pada daun
sirih, sehingga dapat digunakan sebagai sistem pendukung dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

References

L. O. Hermanto, J. Nibenia, K. Sharon, and D. Rosa, “Pemanfaatan tanaman sirih (Piper betle L) sebagai obat tradisional,” Pharm. Sci. J., vol. 3, no. 1, pp. 33–42, 2023.

H. H. Sadiah, A. I. Cahyadi, and S. Windria, “Kajian Daun Sirih Hijau (Piper betle L) Sebagai Antibakteri,” J. Sain Vet., vol. 40, no. 2, p. 128, 2022, doi: 10.22146/jsv.58745.

K. Djufri, H. Umaternate, and J. Andres, “Efektivitas ekstrak daun sirih hijau sebagai insektisida nabati bagi tanaman tomat,” *J. Biol. Educ. Sci.*, vol. 4, no. 1, pp. 19–25,.

N. . N. P. S. . H. J. B. D. . L. R. Jugat, “Inventarisasi Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Sirih Buah (Piper Betle L.) Di Kelompok Tani Sion Desa Oelbubuk, Kecamatan Mollo Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan,” pp. 107–119, 2024.

F. M. Fathoni, C. A. Putra, and A. L. Nurlaili, “Klasifikasi Penyakit Daun Anggur Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor Berdasarkan Gray Level Co-Occurrence Matrix,” Biner J. Ilm. Inform. dan Komput., vol. 3, no. 1, pp. 8–15, 2024, doi: 10.32699/biner.v3i1.6332.

I. Verawati and R. A. A. Aunurrohim, “Klasifikasi Penyakit Daun Padi Menggunakan KNN dengan GLCM dan Canny Edge Detection,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 8, no. 1, p. 517, 2024, doi: 10.30865/mib.v8i1.6906.

R. H. Ariesdianto, Z. E. Fitri, A. Madjid, and A. M. N. Imron, “Identifikasi Penyakit Daun Jeruk Siam Menggunakan K-Nearest Neighbor,” J. Ilmu Komput. dan Inform., vol. 1, no. 2, pp. 133–140, 2021, doi: 10.54082/jiki.14.

R. I. J. Harahap, S. Khairani, and Rismayanti, “Implementasi metode K-Nearest Neighbor untuk klasifikasi penyakit tanaman mentimun pada citra daun,” *J. Ilmu Komput. dan Sist. Inf.*, vol. 3, no. 2, pp. 135–145,, doi: 10.70340/jirsi.v3i2.123.

N. E. Paulina, Z. E. Fitri, A. Madjid, and A. M. N. Imron, “Klasifikasi kerusakan mutu tomat berdasarkan seleksi fitur menggunakan K-Nearest Neighbor,” *MIND J.*, vol. 6, no. 2, pp. 144–154,, doi: 10.26760/mindjournal.v6i2.144-154.

R. Hayyudiah, A. Z. N. Dahliah, and R. F. Syamsu, “Manfaat dan bioaktivitas daun sirih (Piper betle L.) sebagai antibakteri,” *Fakumi Med. J.*, vol. 4, no. 3, pp. 248–258,, doi: 10.33096/fmj.v4i3.387.

Y. F. Achmad, A. Yulfitri, and P. Maharani, “Penerapan Algoritma GLCM dan KNN dalam Pengenalan Jenis Jerawat,” J. Komtika (Komputasi dan Inform., vol. 6, no. 2, pp. 74–82, 2022, doi: 10.31603/komtika.v6i2.8078.

A. Syarif and A. Ramadhanu, “Berdasarkan bentuk warna menggunakan metode K-Nearest Neighbor.”

F. M. Fathoni, “Klasifikasi penyakit daun tomat menggunakan algoritma K-NN berdasarkan ekstraksi fitur GLCM dan LBP,” *J. Tek. Inform. dan Teknol. Inf.*, vol. 4, no. 1, pp. 39–50,, doi: 10.55606/jutiti.v4i1.3417.

D. R. Fayyadh Ats Tsaqib Marwan, Hauraisya Nayla Ramadhanti, Neyla Cahyaningrum Wahid, “Aplikasi Grey Level Coocurent Matrix(Glcm) Menggunakan Matlab Gui Dan Ann Dalam Identifikasi Penyakit Pada Tanaman Porang,” vol. 20, no. 2, pp. 128–132, 2023.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

[1]
“Klasifikasi Penyakit pada Daun Sirih Menggunakan K-Nearest Neighbor (KNN) Berdasarkan Ekstraksi Fitur Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM)”, AMPERE, vol. 10, no. 1, pp. 1–14, Jun. 2025, doi: 10.31851/ampere.v10i1.18170.