Empower Solution: Peningkatan Keterampilan Konseling SFBC Guru BK untuk Menangani Kekerasan Seksual di Sekolah

Authors

  • Santy Andrianie Universitas Sebelas Maret
  • Arifah Wulandari Universitas Sebelas Maret
  • Ribut Purwaningrum Universitas Sebelas Maret
  • Rian Rokhmad Hidayat Universitas Sebelas Maret
  • Ulya Makhmudah Universitas Sebelas Maret
  • Adi Dewantoro Universitas Sebelas Maret
  • Ma’rifatin Indah Kholili Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.31851/wdk.v8i1.18632

Abstract

Kekerasan seksual dapat merupakan segala bentuk perilaku seksual yang tidak diinginkan baik berupa, verbal, psikologis, maupun fisik. Banyak penyintas kekerasan seksual memutuskan untuk berhenti sekolah karena kecemasan yang dialami ketika ingin mengatasi permasalahannya. Kondisi ini mendorong Guru BK di MGBK SMP Kabupaten Sragen terdorong untuk dapat membantu korban kekerasan seksual untuk dapat kembali dalam menjalani kehidupannya melalui layanan konseling yang professional. Berdasarkan hasil analisis situasi dengan wawancara dengan MGBK SMP Kabupaten Sragen, diketahui bahwa Guru BK membutuhkan pelatihan mengenai pendekatan konseling yang tidak terlalu berfokus pada permasalahan namun lebih pada perubahan positif konseli sehingga tidak akan menimbulkan kecemasan berlebihan dan konseli mampu melanjutkan kehidupannya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan konseling SFBC pada Guru BK untuk menangani kekerasan seksual di sekolah. Tujuannya adalah Guru BK dapat memiliki keterampilan untuk melakukan konseling SFBC pada siswa penyintas kekerasan seksual. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pelatihan yang telah disebarkan mendapatkan hasil 3.52 (Tinggi). Dari hasil evaluasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan konseling SFBC untuk mengatasi kekerasan seksual.

References

Al Habsy, B., Rahmawati, A., Ariyanti, D. W., Zahro, C. I., & Santoso, H. R. P. (2024). Pendekatan solution focused brief counseling dalam konseling kelompok. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(4), 14.

Ariani, A. D., & Prawitasari, N. Y. (2024). Efektivitas Peran Komisi Perlindungan Anak Indonesia dalam menangani Kasus Bullying Terhadap Anak. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 13103–13112.

Fitri, I. R., Suranata, K., & Arwati, K. A. D. (2023). Pengembangan panduan model konseling solution facused brief counseling teknik imagery and visualitation berbasis website SI- konseling untuk mengatasi depresi pada remaja korban kekerasan. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 669. https://doi.org/10.29210/1202322874

Fitri, S., & Wahyuni, E. (2023). Pengembangan Penanganan Masalah Pelecehan Seksual Melalui Advokasi Di Sekolah. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 2023, 228–242. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/snppm

Hidayat, D. R. (2018). Konseling di Sekolah: pendekatan-pendekatan kontemporer. Jakarta: Prenadamedia Group.

Mansour, C., Tamirisa, K. P., Lundberg, G., Sharma, G., Mehta, L. S., Mehran, R., Volgman, A. S., & Parwani, P. (2021). Sexual Harassment, Victim Blaming, and the Potential Impact on Women in Cardiology. JACC: Case Reports, 3(6), 978–981. https://doi.org/10.1016/j.jaccas.2021.05.002

Melinda, E. Y., Arisyah, Z. T., Elya, R. A., Sari, I. P., Pernando, N. T., & Dewi, R. S. (2025). Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dalam Penelitian Terkini (2020-2025). SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(2), 11–45.

Pare, D. (2012). The practice of collaborative counseling and psychotherapy: Developing skills in culturally mindful helping. Sage.

Pearson, M. R., & de Bruin, M. (2019). Pluralism in counselling and psychotherapy: An introduction to theory and implications for practice. Psychotherapy and Counselling Journal of Australia, 7(1).

Pemberton, J. V., & Loeb, T. B. (2020). Impact of Sexual and Interpersonal Violence and Trauma on Women: Trauma-Informed Practice and Feminist Theory. Journal of Feminist Family Therapy, 00(00), 115–131. https://doi.org/10.1080/08952833.2020.1793564

Shopiani, B. S., Wilodati, W., & Supriadi, U. (2021). Fenonema Victim Blaming pada Mahasiswa terhadap Korban Pelecehan Seksual. Sosietas, 11(1), 13–26. https://doi.org/10.17509/sosietas.v11i1.36089

Tumuruna, J. (2021). Bimtek In-On-In Daring untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Menyusun RPP PJJ Kelas Khusus Olahraga. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 6(3), 368–375.

UNESCO, I. (2019). Behind the numbers: Ending school violence and bullying. UNESCO Digital Library.

Unicef. (2020). Global status report on preventing violence against children 2020.

Zulyetti, SS., M. E. (. (2025). Penerapan Diklat In-On-In untuk Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Melakukan Penelitian Tindakan Kelas. BMP Riau. https://bpmpriau.kemdikbud.go.id/2014/12/08/penerapan-diklat-in-on-in-untuk-meningkatkan-kemampuan-guru-dalam-melakukan-penelitian-tindakan-kelas/

Downloads

Published

2025-08-12