Pembinaan Tahsin Al-Qur’an dan Hafalan Surah Pendek dengan Metode Wafa Bagi Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga di Surau Madani, Kabupaten Lamandau – Kalimantan Tengah
DOI:
https://doi.org/10.31851/w9wdxj67Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan (tahsin) dan hafalan surah-surah pendek bagi anak-anak serta ibu rumah tangga di Surau Madani, Desa Bukit Indah, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Metode pengajaran tahsin menggunakan metode WAFA sebagai standar tartil, sementara metode hafalan dilakukan secara bertahap melalui setoran bacaan sebelum menghafal, kemudian dilanjutkan dengan setoran hafalan. Pelaksanaan kegiatan terbagi ke dalam beberapa kelompok belajar dengan jadwal rutin setiap hari, baik untuk anak-anak maupun ibu rumah tangga. Metode penulisan dalam jurnal ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang menekankan partisipasi aktif peserta. Adapun tahapan metode PAR terdiri dari research (penelitian), action (aksi) dan participatory (partisipatif). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil serta bertambahnya hafalan surah-surah pendek bagi anak-anak dan ibu-ibu rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi Qur’ani berbasis surau. Program ini berpotensi untuk direplikasi pada masjid dan musholla di wilayah pedesaan lainnya.
References
Dewinta, A. (2020). Studi Kasus Anak Hafal Al-Qur’an Juz 30 di PAUD IT Generasi Rabbani. Neliti / Jurnal Pendidikan, 5(1), hlm. 53
Iqbal, M., Larasia, P., Welly, F. A., Cut Mutia, D., Rizky Fadila, D., & Ramadhani, W. (2025). Implementation of the Tahsin Al-Qur'an Program Using the Talaqqi
Lenette, C. (2022). Why decolonize?: Participatory action research’s origins, decolonial research, and intersectionality. In C. Lenette (Ed.), Participatory action research: Ethics and decolonization (pp. xx–xx). Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oso/9780197512456.003.0002
McTaggart, R. (1994). Participatory action research: Issues in theory and practice. Educational Action Research, 2(3), 313–337. https://doi.org/10.1080/0965079940020302
Menristekdikti. (2016). Panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat di perguruan tinggi (Edisi X). (p. 4).
Method for the Community of Nagari Durian Tinggi, Lima Puluh Kota Regency. Al-Arkhabiil: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 22–34.
Mufid, M., Fauzi, M. F., & Fauzan. (2025). Upaya peningkatan legalitas usaha UMKM Desa Urang Agung melalui fasilitasi penerbitan NIB. Jurnal, 2(1), 38.
Munawaroh, Wahyu Esa Zahrotul., & Sofa, Muthohar. (2024). Efektifitas Penggunaan Metode Wafa dalam Pembelajaran Al-Qur’an. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 45
Safriani, R. M. (2024). Penerapan Metode Wafa Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an. Jurnal, 2(5), 101
University of Reading. (2023, June). Participatory action research: A toolkit (pp. 1–36).
Wikipedia. (n.d.). Pengabdian kepada masyarakat. In Wikipedia. Retrieved September 10, 2025, from https://id.wikipedia.org/wiki/Pengabdian_kepada_Masyarakat
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Zailani, Azibur Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish this journal agree to the following conditions:The author has the copyright and entitles the journal to the first publication with works that are licensed simultaneously under the Creative Commons Attribution CC BY License which allows others to share their work with the recognition of the authorship of the work and initial publications in this journal.
Â
The author can make separate additional contract agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to the institutional repository or publishing them in a book), with recognition of the initial publication in this journal.
Â
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during the delivery process because it can lead to productive exchanges, as well as quotes that are earlier and larger than published works




.png)


