Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila Sejak Dini kepada Siswa-Siswi Raudhatul Athfal Insan Kamil

Authors

  • Elly Nurlia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Siti Humaeroh Universitas Mathla’ul Anwar Banten
  • Shanty Kartika Dewi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.31851/m1rxqp53

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia yang harus ditanamkan sejak usia dini. Pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan proses penanaman nilai Pancasila kepada siswa-siswi Raudhatul Athfal (RA) Insan Kamil melalui metode observasi dan pertanyaan lisan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung terhadap perilaku siswa dan pemberian pertanyaan sederhana terkait sila-sila Pancasila. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa mampu mengenal sila Pancasila secara sederhana dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti berdoa sebelum belajar, menolong teman, bekerjasama dalam membersihkan kelas, bermusyawarah saat memilih permainan, serta adil dalam berbagi mainan. Kesimpulannya, metode observasi dan pertanyaan lisan efektif menanamkan nilai Pancasila sejak dini karena mengaitkan konsep dengan pengalaman konkret anak.

References

Dewey, J. (2004). Democracy and Education. New York: Dover Publications.

Fitriyah, N., & Rahmawati, I. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 12-25.

Hatch, J. A. (2002). Doing Qualitative Research in Education Settings. Albany: State University of New York Press.

Hidayat, R. (2022). Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila di Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 45-56.

Kemendikbud. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: SAGE Publications.

Nurhayati, L., & Lestari, D. (2021). Peran Keluarga dan Sekolah dalam Menanamkan Nilai Pancasila pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 88-101.

Piaget, J. (1972). The Psychology of the Child. New York: Basic Books.

Putri, A. D. (2022). Pembelajaran Berbasis Interaksi Sosial untuk Penguatan Nilai Pancasila pada Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 9(2), 55-67.

Samani, M., & Hariyanto. (2019). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sari, P. (2023). Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 8(2), 101-115.

Spradley, J. P. (1980). Participant Observation. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Sukmadinata, N. S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyadi. (2015). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyatno, Wibowo, A., & Prasetyo, R. (2020). Model Pembelajaran Nilai-Nilai Pancasila Berbasis Bermain di PAUD. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 133-142.

Tilaar, H. A. R. (2002). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wibowo, A. (2017). Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wuryandani, W. (2019). Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta: UNY Press.

Zuchdi, D., dkk. (2010). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Teori dan Praktik. Yogyakarta: UNY Press..

Downloads

Published

2025-09-28