Penguatan Literasi Numerasi Melalui Media Interaktif pada Siswa SMA untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Bagi Siswa SMA Negeri 1 BPR Ranau Tengah

Authors

  • Juaidah Agustina Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Palembang
  • Yenny Puspita Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Palembang
  • Hetilaniar Hetilaniar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Palembang
  • Darwin Effendi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Palembang
  • Masnunah Masnunah Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Palembang
  • Riyanto Riyanto Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Palembang
  • Achmad Wahidy Pendidikan Profesi Guru Universitas PGRI Palembang
  • Hayatun Nufus Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31851/1r3fdw49

Abstract

Program "Penguatan Literasi Numerasi Melalui Media Interaktif pada Siswa SMA Negeri 1 BPR Ranau Tengah untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif” yang dilaksanakan oleh dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Pelatihan ini dirancang secara interaktif, memadukan kemampuan membaca, menulis, serta menalar informasi kuantitatif dari berbagai jenis teks, grafik, dan tabel yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Melalui media pembelajaran kontekstual seperti infografik, cerita bergambar, dan soal berbasis narasi, siswa diajak untuk memahami konsep numerasi dengan cara yang lebih komunikatif dan aplikatif. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami informasi numerik melalui teks, sekaligus membangun minat belajar yang menyenangkan dan relevan dengan dunia nyata. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa literasi numerasi tidak hanya menjadi tanggung jawab bidang eksakta, tetapi juga dapat dikuatkan melalui pendekatan bahasa.

References

Arsyad, A. (2014). Media pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.Brookfield,

S. D. (2021). Teaching for critical thinking: Tools and techniques to help students question their assumptions. San Francisco: Jossey-Bass.

Ennis, R. H. (1996). Critical thinking. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.Facione, P. A. (2022). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment. Retrieved from https://www.insightassessment.com

Fadiyah, N., Kurnianti, Y., & Hasanah, R. (2024). Analisis pengaruh media digital terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 10(1), 34–45.

Hamiedah, R., Fauziyah, N., & Huda, M. (2023). Pengembangan e-modul interaktif berbasis numerasi untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(2), 89–99.

Inesita, M., Sari, Y., & Lestari, A. (2024). Komik matematika sebagai media penguatan literasi numerasi di SMP. Jurnal Media Pembelajaran Inovatif, 6(1), 55–65.

Kemendikbud. (2020). Asesmen kompetensi minimum (AKM): Literasi membaca dan numerasi. Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan.

Kemendikbudristek. (2021). Asesmen Kompetensi Minimum: Buku Saku Literasi dan Numerasi. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Munandar, U. (2009). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugroho, Y., Sari, D. A. P., & Anugerahwati, M. (2021). Penggunaan media interaktif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran, 3(2), 45–53.

OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do.

Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Sa’adah, N., Suryaningsih, R., & Muslim, S. (2023). Pengaruh multimedia interaktif terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(1), 25–36.

Shabani, Z. (2022). Educational data mining for creative thinking: A new perspective. International Journal of Innovation in Education, 9(3), 202–216.

Susanto, A. (2013). Teori belajar & pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times.

San Francisco, CA: Jossey-Bass.

Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.Torrance, E. P. (2021). Torrance tests of creative thinking: Norms-technical manual (Updated Ed.). Bensenville, IL: Scholastic Testing Service.

Undang-Undang Nomor12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

Wisanggeni, Tantra. 2011. Cara Instan Jago MC dan Berpidato dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pinang Merah Publisher.

Wiyanto, Asul, dan Prima K. Astuti, 2002. Terampil Membawa Acara. Jakarta: PT.Grasindo

Downloads

Published

2026-04-20