Papan Edukasi Visual dan Tempat Sampah Terpilah sebagai Media Pendidikan Lingkungan di Wisata Alam Cibulan

Authors

  • Ananda Maylani Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Kuningan
  • Rita Kusumah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Kuningan
  • Nayla Ainaika Aulia Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Kuningan
  • Devi Sri Ayuning Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Kuningan
  • Pina Pitria Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Kuningan
  • Regita Mutia Juliani Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.31851/w69q9613

Abstract

Kawasan wisata alam memiliki potensi strategis untuk mendukung pendidikan lingkungan hidup melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Program ini bertujuan mengimplementasikan papan edukasi visual dan tempat sampah terpilah sebagai media edukasi di Kawasan Wisata Alam Cibulan, Kuningan, Jawa Barat. Pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara dengan satu informan kunci (pengelola), serta pendampingan langsung terhadap 12 pengunjung dari kalangan remaja hingga dewasa. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pemasangan satu papan edukasi visual dan dua unit tempat sampah (organik dan anorganik) efektif meningkatkan pemahaman pengunjung. Berdasarkan observasi dan tanggapan, pengunjung menilai papan edukasi mudah dipahami, dan ketersediaan fasilitas terpilah mempermudah praktik pemilahan sampah secara mandiri. Integrasi media visual dan infrastruktur fisik ini memperkuat fungsi kawasan sebagai sarana edukasi lingkungan yang praktis. Model implementasi ini direkomendasikan bagi pengelola destinasi untuk mendukung program konservasi berkelanjutan.

 

References

Aisyah, A., Putri, K. A. J. A., & Firjanah, L. (2024). Pentingnya Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Pembelajaran PKN di Sekolah Dasar Guna Membentuk Karakter Peduli Lingkungan pada Siswa. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 11. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.529

Dewi, S. R., Azi Nugraha, F., & Nasution, H. (2023). Peningkatan kesadaran kebersihan dan kesehatan lingkungan hidup melalui gerakan disiplin pemilahan sampah organik dan non organik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(5), 695-701.

https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1701

Jaya, V. W., AR, M. M., Jannah, L., & Rofiana, W. (2025). Ekowisata sebagai sumber belajar; menanamkan nilai cinta lingkungan melalui pendidikan berbasis alam. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(1), 516-528. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i%601.747

Kemendikbudristek. (2022). Capaian Pembelajaran Fase C Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://kurikulum.kemendikdasmen.go.id/file/1711503412_manage_file.pdf

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis. sage.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Jakarta: Sekretariat Negara. https://jdih.kehutanan.go.id/new2/permenlhk/search#

Sinarta, I. N., Wahyuni, P. I., & Situmeang, Y. P. (2022). Perancangan Kebutuhan Infrastruktur Ekowisata Bersama Desa Nggorang di Persemaian Modern Labuan Bajo. Jurnal Abdi Daya, 2(2), 12-20. https://doi.org/10.22225/jad.2.2.2022.12-20

Downloads

Published

2026-06-09