Edukasi pengolahan limbah rumah tangga dengan menggunakan prinsip 5R

Authors

  • Dwi Hardestyariki Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya
  • Hanifa Marisa Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya
  • Kamila Alawiyah Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya
  • Elsa Fitria Apriani Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas sriwijaya
  • Syarifa Fitria Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya
  • Dian Sri Andriani Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Pendidikan dan Keguruan, Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.31851/kemas.v2i1.14695

Keywords:

pencemaran, limbah, kompos

Abstract

Aktivitas rumah tangga merupakan salah satu kegiatan yang menghasilkan limbah setiap hari. Hal ini dikarenakan hampir setiap waktu masyarakat mengkonsumsi berbagai jenis barang yang akan menghasilkan limbah baik yang bersifat organik maupun anorganik. Adanya perilaku yang tidak memperhatikan lingkungan menyebabkan permasalahan pencemaran lingkungan diakibatkan karena limbah rumah tangga menjadi ancaman dalam kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan. Pengelolaan limbah rumah tangga secara bijak perlu dilakukan dengan menerapkan prinsip 5 R (Reuse, recycle, reduce, replace, dan recovery) agar dapat meminimalisasi peningkatan limbah dalam kegiatan rumah tangga. Pengabdian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru-guru untuk mengelola limbah rumah tangga dan pengenalan prinsip dalam mengelola limbah rumah tangga sehingga mampu mengurangi jumlah limbah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan kepada para guru-guru sekolah yang ada di Sumatera Selatan via Daring. Hasil dari pengabdian ini para guru-guru sekolah mendapatkan pemahaman lebih untuk mengolah berbagai macam limbah rumah tangga, yang semula hanya mampu memisahkan antara limbah organik dan limbah organik, guru-guru mampu memanfaatkan berbagai limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai lebih ekonomis seperti kompos. Kesimpulannya, berdasarkan sosialisasi yang dilakukan terjadi peningkatan pemahaman dan pengetahuan guru-sekolah dasar dalam mengolah limbah rumah tangga yang semula 50 % menjadi 100 %

References

Sunarsih, E. 2014. Konsep Pengolahan Limbah Rumah Tangga Dalam Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat.5(3).

Ikhsan, A., Auliya, A., Walid A., Putra E.P. 2020. Pengaruh Limbah Rumah Tangga Terhadap Kualitas pH Air Tempat Pembuangan Akhir TPA Air Sebakul Kelurahan Sukarami Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. 9(1)

Maliga, I., Hafisah, H., Lestari, A. Rafiah. 2021. Penyuluhan Pengolahan Limbah Rumah Tangga (Pembuatan Kompos dan Biopori) Dari Sisa Limbah Organik Dapur Sebagai Pupuk Tanaman Apotek Hidup di Desa Baru Tahan). Jurnal Pengabdian Radisi. 1(3)

Ramadhani, .L., dan Sianturi R.L. 2021. Dampak Limbah Rumah Tangga Terhadap Pencemaran Lingkungan Di Kecamatan Tanjung Morawa. Pros. SemNas. Peningkatan Mutu Pendidikan. 2(1)

Wahyono, S., Sahwan, F. and Suryanto, F. 2019. Cara Cerdas Mengurangi dan Mengolah Limbah Makanan di Rumah

Dewi, N. B.S 2021. Analisa Limbah Rumah Tangga Terhadap Dampak Pencemaran Lingkungan. Jurnal Ganec Swara 15(.2)

Arianti, N.N. Yuliarti E., dan Marlin. 2015. Penerapan prinsip 5 R (Reduce, Reuse, Recycle, Replant, dan Replace) Sebagai Upaya Efektif Menangani Masalah Limbah Rumah Tangga. Jurnal Dharma Raflesia. No 1

Septiani, U, Najmi, Oktavia, R. 2021. Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Serbaguna. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ

Ermayda, R.Z., Nanda H.I., Fatikhah, D.N. 2019. Mengolah Limbah Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Konsumsi Mandiri. Jurnal Karinov. 2(1).

Downloads

Published

2024-07-10

How to Cite

Hardestyariki, D., Marisa, H., Alawiyah, K., Fitria Apriani , E., Fitria, S., & Sri Andriani, D. (2024). Edukasi pengolahan limbah rumah tangga dengan menggunakan prinsip 5R. Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 10–16. https://doi.org/10.31851/kemas.v2i1.14695