Edukasi Pengelolaan Sampah Pesisir Berbasis Sekolah dan Komunitas di Makarti Jaya, Banyuasin
DOI:
https://doi.org/10.31851/z9hkhw29Keywords:
pencemaran, Pengabdian Masyarakat, PenyuluhanAbstract
Pencemaran sampah pesisir merupakan permasalahan lingkungan yang semakin meningkat dan berdampak terhadap ekosistem serta kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah hilir seperti Makarti Jaya, Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis edukasi pengelolaan sampah pesisir yang melibatkan siswa dan guru SMA Negeri 1 Makarti Jaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui ceramah, penyuluhan, dan demonstrasi yang mencakup materi identifikasi jenis dan sumber sampah, dampak pencemaran terhadap ekosistem mangrove dan perikanan tradisional, inovasi teknologi tepat guna, serta strategi pengendalian dan model integratif pengelolaan sampah berbasis ekologi, ekonomi, dan sosial budaya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap bahaya pencemaran sampah, termasuk risiko mikroplastik terhadap kesehatan, serta pentingnya penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Keterlibatan aktif peserta dalam diskusi menunjukkan peningkatan partisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan. Dengan demikian, pendekatan edukatif berbasis sekolah dan komunitas dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan lingkungan pesisir dan berpotensi menjadi model yang berkelanjutan serta dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
References
[1] K. S. Edyvane, Y. Fajariyanto, L. Hakim, A. R. A. Prananda, C. Tania, and H. A. Susanto, ‘Coastal and Marine Ecosystems of the Arafura and Timor Seas – Characterization, Key Features and Ecological Significance’, Coastal Management, vol. 52, no. 3, pp. 73–96, May 2024, doi: 10.1080/08920753.2024.2370060.
[2] S. Sutran, A. Suryanti, and A. Zulfikar, ‘Indeks Antropogenik Mangrove di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau’, Jurnal Akuatiklestari, vol. 7, no. 1, pp. 44–51, Nov. 2023, doi: 10.31629/akuatiklestari.v7i1.6236.
[3] R. Fannyda, E. Nursaadah, and A. Ruyani, ‘Identifikasi Senyawa Hasil Pirolisis Sampah Plastik Polietilen (PET) dan Polietilen berlapis logam (Metallized PET foil)’, PENDIPA Journal of Science Education, vol. 8, no. 2, pp. 261–267, Jul. 2024, doi: 10.33369/pendipa.8.2.261-267.
[4] Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyuasin, ‘BPBD Kabupaten Banyuasin Melaksanakan Peninjauan Lokasi Banjir Di Kecamatan Makarti Jaya’.
[5] E. Lisdayanti, N. Marlian, F. Isbah, N. Zurba, F. Lubis, and N. Najmi, ‘Pembersihan Pantai Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah Di Pesisir Pantai Ujung Karang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat’, Marine Kreatif, vol. 7, no. 2, p. 128, Oct. 2023, doi: 10.35308/mk.v7i2.8898.
[6] Amin Iskandar, Nanin Sumiarni, Alif Nurrahman Fadliansyah, Syahrul Kirom, and Rijal Mahdi, ‘Peningkatan Kesadaran dan Kapasitas Masyarakat Desa Munjul Astanajapura Cirebon dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan’, Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, vol. 7, no. 4, pp. 1252–1260, Dec. 2025, doi: 10.24036/abdi.v7i4.1539.
[7] E. Eliza and S. Evanita, ‘Strategi Komunikasi Model Pengembangan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Pada SD Negeri 11 Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang’, Dharmakarya, vol. 12, no. 3, p. 406, Nov. 2023, doi: 10.24198/dharmakarya.v12i3.40127.
[8] A. Hollerová, N. Hodkovicová, J. Blahová, M. Faldyna, P. Maršálek, and Z. Svobodová, ‘Microplastics as a potential risk for aquatic environment organisms – a review’, Acta Veterinaria Brno, vol. 90, no. 1, pp. 99–107, 2021, doi: 10.2754/avb202190010099.
[9] L. C. Jenner, J. M. Rotchell, R. T. Bennett, and M. Cowen, ‘Science of the Total Environment Detection of microplastics in human lung tissue using μ FTIR spectroscopy’, Science of the Total Environment, vol. 831, no. December 2021, p. 154907, 2022, doi: 10.1016/j.scitotenv.2022.154907.
[10] F. I. Jamika, A. Razak, and E. Kama, ‘Dampak Pencemaran Mikroplastik di wilayah Pesisir dan Kelautan’, Jurnal Pasir Laut, vol. 7, no. 1, pp. 1–5, 2023, doi: https://doi.org/10.14710/jpl.2023.51132.
[11] Y. W. Firmansyah et al., ‘Keberadaan Plastik di Lingkungan, Bahaya terhadap Kesehatan Manusia, dan Upaya Mitigasi: Studi Literatur’, Jurnal Serambi Engineering, vol. 6, no. 4, Oct. 2021, doi: 10.32672/jse.v6i4.3471.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Sundoko, Leni Maryani, Zhulian Hikmah Hasibuan, Ragil Susilowati, Tiara Santeri, Helfa Septinar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


