Implementasi Circular Economy-Based Value Creation UMKM Perikanan untuk Mewujudkan Zero Waste dan Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Authors

  • Febzi Fiona Universitas Bengkulu
  • Sandy Muhammadiansyah Universitas Bengkulu
  • Woki Bilyaro Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31851/b3p62w50

Keywords:

Circular Economy, Limbah Perikanan, UMKM Pesisir, Value Creation, Zero Waste

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan model circular economy–based value creation pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perikanan di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Permasalahan utama mitra meliputi sistem produksi linear, limbah organik perikanan yang dibuang langsung ke lingkungan pesisir, rendahnya nilai tambah produk, serta keterbatasan kapasitas SDM dalam inovasi produk dan pemasaran digital. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan learning by doing yang melibatkan 20 peserta dari kelompok nelayan dan UMKM perikanan selama periode April–Juli 2026. Kegiatan mencakup pelatihan pengolahan limbah, inovasi produk, manajemen usaha, digital marketing, dan branding produk. Hasil menunjukkan bahwa seluruh limbah organik perikanan (100%) berhasil diolah menjadi tepung ikan untuk pakan ternak, melampaui target awal sebesar 50%. Program menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), buku pedoman, dan video dokumentasi. Mitra mengalami peningkatan kapasitas signifikan dalam aspek pengolahan limbah, manajemen usaha, dan literasi digital marketing. Program ini membuktikan bahwa pendekatan circular economy berbasis komunitas pesisir efektif diterapkan pada level UMKM dan berpotensi untuk direplikasi di wilayah pesisir lainnya.

References

[1] A. Sundoko, L. Maryani, Z. H. Hasibuan, R. Susilowati, T. Santeri, dan H. Septinar, “Edukasi Pengelolaan Sampah Pesisir Berbasis Sekolah dan Komunitas di Makarti Jaya, Banyuasin,” Kemas J. J. Pengabdi. Masy., vol. 4, no. 1, hal. 11–18, 2026, doi: https://doi.org/10.31851/z9hkhw29.

[2] B. P. S. K. Bengkulu, Kecamatan Kampung Melayu dalam angka 2025. Kota Bengkulu: Badan Pusat Statistik Kota Bengkulu, 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://bengkulukota.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/7cb3c4c5c7ca35d6b81fa919/kecamatan-kampung-melayu-dalam-angka-2025.html?utm_source=chatgpt.com

[3] I. A. Yusanti et al., “Pemanfaatan Potensi Wilayah Pesisir Melalui Sosialisasi Budidaya Perikanan Terintegrasi di SMAN 1 Muara Telang, Banyuasin,” Kemas J. J. Pengabdi. Masy., vol. 4, no. 1, hal. 29–36, 2026, doi: https://doi.org/10.31851/fk267929.

[4] M. Geissdoerfer, P. Savaget, N. M. P. Bocken, dan E. J. Hultink, “The Circular Economy – A new sustainability paradigm?,” J. Clean. Prod., vol. 143, hal. 757–768, 2017, doi: https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.12.048.

[5] D. Coppola, C. Lauritano, F. Palma Esposito, G. Riccio, C. Rizzo, dan D. de Pascale, “Fish Waste: From Problem to Valuable Resource,” 2021. doi: 10.3390/md19020116.

[6] Z. Khiari, “Sustainable Upcycling of Fisheries and Aquaculture Wastes Using Proteases,” vol. 9, no. April, hal. 1–9, 2022, doi: 10.3389/fnut.2022.875697.

[7] J. M. Gill et al., “Fish waste biorefinery: A novel approach to promote industrial sustainability,” Bioresour. Technol., vol. 419, hal. 132050, 2025, doi: https://doi.org/10.1016/j.biortech.2025.132050.

[8] R. K. Rout et al., “Valorization of fish wastes and by-products towards green circular bio-economy,” Next Res., vol. 2, no. 4, hal. 101037, 2025, doi: https://doi.org/10.1016/j.nexres.2025.101037.

[9] A. S. Desai, V. K. Reddy, dan R. K. Saini, “Circular economy and seafood and agro-industrial waste valorisation for healthy foods,” Int. J. Food Sci. Technol., vol. 58, no. 5, hal. 2635–2636, Mei 2023, doi: 10.1111/ijfs.16356.

[10] S. B. Kurniawan, A. Ahmad, M. F. Imron, S. R. Abdullah, A. R. Othman, dan H. A. Hasan, “Achieving a Biocircular Economy in the Aquaculture Sector Through Waste Valorization,” 2025. doi: 10.3390/toxics13020131.

[11] F. Fiona, M. Y. I. Daulay, dan I. Hayadi, “Click, Sell, Grow: The Moderating Role of Government Policy on Social Media Marketing and MSME Performance in Indonesia (A TAM-Based SEM Study),” Indones. J. Bus. Entrep., vol. 12, no. 1 SE-Articles, hal. 196, doi: 10.17358/ijbe.12.1.196.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Implementasi Circular Economy-Based Value Creation UMKM Perikanan untuk Mewujudkan Zero Waste dan Keberlanjutan Ekonomi Pesisir. (2026). Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 101-108. https://doi.org/10.31851/b3p62w50