Pelatihan Terintegrasi Standardisasi Produksi, Pengemasan, HPP, dan Identitas Merek UMKM di Desa Mekarmukti
DOI:
https://doi.org/10.31851/g3kwzn90Keywords:
identitas merek; harga pokok produksi; kemasan panganAbstract
Pelaku usaha pangan rumah tangga di Desa Mekarmukti menghadapi permasalahan berupa proses produksi yang belum terdokumentasi, kemasan dan label yang masih sederhana, penentuan harga jual berdasarkan perkiraan, serta identitas merek yang belum konsisten. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas awal mitra melalui pelatihan terintegrasi mengenai standardisasi produksi, pengemasan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), dan identitas merek. Program dilaksanakan secara partisipatif melalui sosialisasi, pemetaan kebutuhan, pemaparan materi, demonstrasi, diskusi, studi kasus, dan latihan dengan melibatkan 8 pelaku usaha pangan rumah tangga. Evaluasi formatif dilakukan menggunakan lembar observasi, lembar kerja peserta, rubrik penilaian, dan dokumentasi kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengidentifikasi tahapan utama penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi dan menjelaskan unsur dasar identitas merek, sedangkan sebagian besar peserta mampu mengidentifikasi fungsi kemasan, unsur minimum label pangan, serta mengelompokkan komponen biaya sebagai dasar penyusunan simulasi HPP. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelatihan berhasil membangun pemahaman awal dan kesiapan peserta untuk menerapkan standardisasi produksi, pengemasan, pengelolaan biaya, dan identitas merek pada usaha masing-masing. Pelatihan terintegrasi ini menjadi fondasi bagi program lanjutan yang berfokus pada implementasi, pendampingan, dan evaluasi dampak berbasis data.
References
[1] Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, “Pemerintah dorong UMKM naik kelas, tingkatkan kontribusi terhadap ekspor Indonesia,” Jan. 30, 2025. [Online]. Available: https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6152/pemerintah-dorong-umkm-naik-kelas-tingkatkan-kontribusi-terhadap-ekspor-indonesia. [Accessed: Jul. 29, 2026].
[2] M. Soediro and A. T. Nurbianto, “Peranan penerapan standar operasional prosedur terhadap penjualan dan kinerja karyawan,” JMBI UNSRAT, vol. 8, no. 3, pp. 845-851, 2021, doi: 10.35794/jmbi.v8i3.36934.
[3] V. K. Yuwono, M. Soediro, and I. Grasielda, “Pengaruh penerapan SOP terhadap efektivitas kinerja internal dan dampaknya terhadap kualitas produk UMKM kuliner di Surabaya,” Jurnal Manajemen Perhotelan, vol. 11, no. 1, pp. 59-66, 2025, doi: 10.9744/jmp.11.1.59-66.
[4] C. R. A. K. Rani, Jariyah, H. Munarko, S. Winarti, and K. N. Wahyusi, “Sosialisasi dan perancangan standard operating procedure (SOP) di UD Sofia Cookies Surabaya,” Abdi-Mesin: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin, vol. 4, no. 1, pp. 45-53, 2024, doi: 10.33005/abdimesin.v4i1.3.
[5] R. Fitriani and A. T. Nugraha, “Analisis pengaruh material kemasan, tampilan kemasan, bentuk kemasan, dan informasi pada kemasan terhadap minat beli makanan khas Lampung keripik pisang,” Jurnal Ilmiah Teknik Industri, vol. 12, no. 1, pp. 33-40, 2024, doi: 10.24912/jitiuntar.v12i1.29047.
[6] Y. T. Prasetyo, H. Tanto, M. Mariyanto, C. Hanjaya, M. N. Young, and S. F. Persada, “Factors affecting the acceptance of healthy food labels: An empirical study in Indonesia,” Frontiers in Nutrition, vol. 8, Art. no. 647504, 2021, doi: 10.3389/fnut.2021.647504.
[7] I. Mustika, Ferdila, Khadijah, and Sumardin, “Pelatihan perhitungan harga pokok produksi dalam menentukan harga jual produk pada UMKM kuliner di Kelurahan Bengkong Sadai Kota Batam,” I-Com: Indonesian Community Journal, vol. 4, no. 1, pp. 543-550, 2024, doi: 10.33379/icom.v4i1.4115.
[8] P. Purnamasari, E. Zuliawati, S. Sellina, and F. M. R. Hariroh, “Pengembangan UMKM melalui sosialisasi strategi bisnis untuk meningkatkan penjualan,” Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia, vol. 2, no. 1, pp. 42-47, 2024, doi: 10.59031/jpbmi.v2i1.302.
[9] E. Z. Zed, P. Purnamasari, D. Nugroho, and I. Nawangsih, “Pelatihan pengembangan produk olahan pangan lokal untuk meningkatkan daya saing di pasar Kabupaten Bekasi,” SABAJAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 2, no. 6, pp. 314-322, 2024, doi: 10.59561/sabajaya.v2i06.500.
[10] E. Suminartika, H. Hapsari, and Y. Deliana, “Pelatihan kemasan produk UMKM di Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Jawa Barat,” PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 9, no. 11, pp. 2011-2019, 2024, doi: 10.33084/pengabdianmu.v9i11.8139.
[11] F. El Hadi, Y. M. Nugraha, and Nurjanis, “Pelatihan branding dan packaging produk UMKM kue bolu di Desa Kuok Kabupaten Kampar,” TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 46-51, 2024, doi: 10.58707/trimas.v4i1.932.
[12] R. Siskayanti and H. Iridiastadi, “Implementing quality function deployment (QFD) to enhance competitiveness and user satisfaction in industrial lubricants,” SAINTEKS: Jurnal Sain dan Teknik, vol. 7, no. 1, pp. 54-64, 2025, doi: 10.37577/sainteks.v7i01.868.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rini Siskayanti,S.T,M.T, Pupung Purnamasari, Muhamad Engkos Kosim, Dana Nasihardani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


