Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan Bina Sejahtera Melalui Teknologi budidaya dan Manajemen kesehatan Ikan Berbasis Limbah Batang Pisang
DOI:
https://doi.org/10.31851/1ap0b153Keywords:
budidaya ikan, limbah batang pisang, manajemen kesehatan ikan, pemberdayaan masyarakat, PokdakanAbstract
Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Bina Sejahtera di Kecamatan Gandus, Kota Palembang, melalui penerapan teknologi budidaya dan manajemen kesehatan ikan berbasis limbah batang pisang. Program dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan manajemen kesehatan ikan, pengelolaan kualitas air, biosekuriti, pemanfaatan limbah batang pisang, manajemen usaha, dan pemasaran hasil budidaya. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni–Desember 2026 dengan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pemanfaatan limbah batang pisang, pelatihan penerapan biosekuriti, pelatihan pencatatan usaha, serta monitoring dan evaluasi. Pemanfaatan limbah batang pisang diperkenalkan dalam bentuk cacahan, tepung, dan ekstrak sebagai bahan pendukung pengelolaan kualitas air, bahan tambahan pakan, serta bahan alami untuk mendukung kesehatan ikan. Selain itu, dilakukan pendampingan penggunaan alat pengukur kualitas air, penyusunan buku pencatatan produksi dan keuangan, serta penguatan identitas usaha melalui pembuatan logo, nota, dan media pemasaran digital. Pelaksanaan kegiatan menghasilkan berbagai luaran berupa paket alat pengukur kualitas air, fasilitas biosekuriti sederhana, produk berbasis limbah batang pisang, modul pelatihan, buku pencatatan usaha, serta media promosi digital. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi mitra dalam penerapan teknologi budidaya, manajemen kesehatan ikan, pemanfaatan limbah batang pisang, manajemen usaha, dan pemasaran. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha budidaya ikan melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang ramah lingkungan.
References
[1] Dawood, M. A. O., Koshio, S., & Esteban, M. Á. (2018). Beneficial roles of feed additives as immunostimulants in aquaculture: A review. Reviews in Aquaculture, 10(4), 950–974.
[2] FAO. (2022). The State of World Fisheries and Aquaculture 2022: Towards Blue Transformation. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
[3] Ghosh, S., Saha, M., & Roy, P. (2019). Bioactive compounds and medicinal properties of banana (Musa spp.): A review. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 8(3), 374–378.
[4] Pattah H, Wahjuningrum D, Yuhana M, Widanarni. 2020. Control of Vibrio alginolyticus infection in Asian sea bass Lates calcarifer using ambon banana plant powder Musa paradisiacal through the feed. Indonesian Aquaculture Journal 15: 85–91.
[5] Mulyani R, Sumatriyadi, Nugraha S. Efektivitas Penambahan Tepung Batang Pisang Terhadap Performa Pertumbuhan dan Survival Rate Benih Ikan Nila. (2023). Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 18(2), 103-112. https://doi.org/10.31851/jipbp.v18i2.10210
[6] Melinda D, Yusanti I A, Mulyani R. Performa Pertumbuhan dan Sintasan Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) Menggunakan Perendaman Cacahan Batang Pisang Kepok (Musa ballbisiana). (2025). Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 19(2), 146-160. https://doi.org/10.31851/jipbp.v19i2.19623
[7] Nuryati S, Zulhelmi A, Wahjuningrum D, Kurniaji A. (2024). Efektivitas ekstrak seduhan batang pohon pisang ambon dalam mencegah infeksi Aeromonas hydrophila pada Larva Ikan Nila. Media Akuakultur, 19 (2); 55-62. doi: 10.15578/ma.19.2.2024.55-62
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahma Mulyani, Humairani Humairani, Yedi Wihardi, Farellio Putra Mulyani, Savaldi Defrianti Mulyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


