PENGEMBANGAN ALAT PERAGA FISIKA CRANE MAGNETIC POKOK BAHASAN MEDAN MAGNET PADA SELENOIDA

Authors

  • Virgiani Pangestika Fajrin Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Yayat Ruhiyat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Dina Rahmi Darman Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.31851/luminous.v2i1.5134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan alat peraga fisika crane magnetic pokok bahasan medan magnet pada selenoida. Alat peraga fisika crane magnetic yang dikembangkan memiliki kompenen utama, yaitu solenoida dan power supply dc. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D yang di modifikasi peneliti menjadi tiga tahap, yaitu define, design, dan development. Sementara untuk mengetahui kelayakan alat peraga fisika crane magnetic dilakukan uji validasi oleh ahli dan ujicoba terbatas pada peserta didik kelas XI SMAN 6 Kota Serang. Hasil validasi pada alat peraga fisika crane magnetic pokok bahasan medan magnet oleh ahli media sebesar 81,5 % , ahli materi sebesar 91,65 %, dan hasil ujicoba terbatas sebesar 96,7 %. Seluruh ahli alat peraga fisika crane magnetic menyatakan bahwa produk alat peraga fisika crane magnetic sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dan mendapatkan respon positif dari peserta didik.

References

Afriyanto, E. (2015). Pengembangan Media Pembelajaran Alat Peraga pada Materi Hukum Biot Savart di SMA Negeri 1 Prambanan Klaten. Jurnal Riset Dan Kajian Pendidikan Fisika, 2(1), 20. https://doi.org/10.12928/jrkpf.v2i1.3131

Anugrah, M. I., Serevina, V., & Nasbey, H. (2015). Pengembangan Alat Praktikum Medan Magnet Sebagai Media Pembelajaran Fisika SMA. Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal) SNF2015, IV, 125–130. Retrieved from http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/prosidingsnf/article/view/4994

Cahyani, A. Y. (2013). Pengembangan Modul Ipa Terpadu Tema Dampak Asap Kendaraan Bermotor Terhadap Kesehatan. USEJ - Unnes Science Education Journal, 2(2), 302–310. https://doi.org/10.15294/usej.v2i2.2040

Darman, D. R., Wibowo, F. C., Putra, A., & Hasra, A. (2017). Pengembangan Buku Kerja Fisika Berbasis Kontekstual Pada Konsep Suhu Dan Kalor. Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Pembelajaran Fisika, 3(2), 120–133. https://doi.org/10.30870/gravity.v3i2.2596

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta: Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Purwanto, A., Hendri, M., & Susanti, N. (2016). Studi Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media PhET Simulations dengan Alat Peraga pada Pokok Bahsan Listrik Magnet di Kelas IX SMPN Kabupaten Tebo. Jurnal EdulFisika, 1(1), 22–27.

Rosdiana, D., Suherman, A., & Darman, R. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Virtual Physics Laboratory (ViPhyLab) Dalam Praktikum Hukum Kirchoff. Journal of Natural Science, 2(2), 11. https://doi.org//10.24014/jnsi.v2i2.7906

Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain. (2010). Strategi Belajar Mengajar (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Wullan, N. S. R. I. (2017). Pengaruh Alat Peraga Medan Magnet ( APMM ) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Konsep. Unpublished

Thesis. Tangerang Selatan: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Downloads

Published

31-01-2021

How to Cite

Fajrin, V. P., Ruhiyat, Y., & Darman, D. R. (2021). PENGEMBANGAN ALAT PERAGA FISIKA CRANE MAGNETIC POKOK BAHASAN MEDAN MAGNET PADA SELENOIDA. Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.31851/luminous.v2i1.5134