PENGEMBANGAN E-MODUL LISTRIK STATIS BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR FISIKA

Authors

  • Yaspin Yolanda Pendidikan fisika STKIP PGRI Lubuklinggau

DOI:

https://doi.org/10.31851/luminous.v2i1.5235

Keywords:

Listrik Statis, E-Modul, Kontekstual.

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum adanya E-Modul, ketidakpahaman siswa dalam menguasai konsep listrik statis, kesulitan siswa dalam operasi hitung seperti menyederhanakan pecahan mengubah satuan CGS menjadi KGS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan E-Modul ditinjau dari tingkat validitas, kepraktisan dan efektivitas penggunaan E-Modul. Teknik Pengumpulan data berupa angket dan tes hasil belajar. Analisis data ini dilakukan pada tahap pendahuluan, saat pengembangan E-Modul ajar, analisis data pada tahap validasi, evaluasi, dan revisi E-Modul, serta pada tahap implementasi E-Modul ajar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa hasil penilaian kelayakan kualitas E-Modul listrik statis berbasis kontekstual dikatakan valid dan memenuhi kriteria sangat baik dengar capaian adalah 84,83% (Sangat Baik). Untuk uji kepraktisan E-Modul yang dikembangkan. Hasil angket yang telah diisi oleh 31 siswa tersebut mendapatkan rata-rata skor 32,3% dengan kategori praktis. Selanjutnya efektivitas E-Modul berdasarkan hasil belajar siswa diambil dari nilai tes kemudian hasil dari skor akumulasi dianalisa diperoleh nilai N-GAIN sebesar 0,75 dengan kategori peningkatan tinggi, berdasarkan uji hipotesis efektivitas dengan  t tabel  dengan  dk= n – 1 = 31 – 1= 30  dengan α < 0,1 maka  thitung> ttabel yakni 1,988 > 1,650  maka Ha diterima dan Ho ditolak. Setelah ujian tes terdiri 10 soal. Dengan demikian E-Modul listrik statis berbasis kontekstual sudah dapat dikatakan valid, praktis dan efektif.

References

Arpani, P., Buyung. & Relawati. (2018). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Pada Materi Barisan dan Deret Siswa Kelas XI SMA Negeri 8 Kota Jambi. Jurnal Pendidikan Matematika 2 (2).

Abbas, & Hidayat, M. Y. (2018). Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Fisika Pada Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Fisika, 6(1), 45–49. ournal.uin-alauddin.ac.id/index.php/PendidikanFisika/article/view/3273/4228

Adib, H. S. (2015). Teknik Pengembangan Instrumen Penelitian Ilmiah Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Sains Dan Teknoogi, 139–157.

Aka, K. A. (2019). Integration Borg & Gall (1983) and Lee & Owen (2004) models as an alternative model of design-based research of interactive multimedia in elementary school. Journal of Physics: Conference Series, 1318(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1318/1/012022

Arief, M. K., Handayani, L., & Dwijananti, P. (2012). Identifikasi Kesulitan Belajar Fisika Pada Siswa Rsbi : Studi Kasus di RSMABI Se Kota Semarang. UPEJ (Unnes Physics Education Journal), 1(2). https://doi.org/10.15294/upej.v1i2.1354

Bell, A, Kelton, J, MacDonough, N, et al. (2011) A critical evaluation of the usefulness of a coding scheme to categorize levels of reflective thinking. Assessment and Evaluation in Higher Education 23(7): 797–815

Borg, D. P. (2016). International seminar on education (ISE) 2. 62–70.

Cavilla, D (2017). The effects of student reflection on academic performance and motivation. SAGE Open 7: 1–13.

Darman, R.D., dkk. (2017). Pengembangan buku kerja fisika berbasis kontekstual pada konsep suhu dan kalor. Jurnal ilmiah penelitian dan pembelajaran fisika. 3. (2), 120-133.

Emzir. (2011). Metode Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Fayakun, M & Joko, P. (2015). Efektivitas Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Kontekstual (CTL) dengan Metode Predict, Observe, Explain Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia. 11(1); 49-58. DOI: 10.15294/jpfi.v11i1.4003.

Halim, A. (2016). Pengembangan Modul Fisika Kontekstual Hukum Newton Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Siswa di MAN Model Banda Aceh. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 4(1), 121346. https://doi.org/10.24815/jpsi.v4i1.6596

Hartanto & Reza Widya Satria. (2007). Fisika Untuk Kelas XI SMA/MA. Klaten: Cempaka Putih.

Herdiana. (2013). Pendekatan Kontekstual Dalam Pembelajaran. Journal of Chemical Information and Modeling. 53(9), hal 1689–1699. http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/insania/article/view/1500/1098

Hosnan, M. (2016). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Hutagaol, K. (2013). Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Infinity Journal, 2(1), 85. https://doi.org/10.22460/infinity.v2i1.27

Imaduddin, M., Tantayanon, S., Hidayah, F. F., & Zuhaida, A. (2020). Pre-service science teachers’ impressions on the implementation of small-scale chemistry practicum. Thabiea : Journal of Natural Science Teaching Vol. 3(2), pp. 162-174, 2020 Available online at http://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Thabiea p-issn: 2580-8474, e-issn: 2655-898X. DOI: http://dx.doi.org/10.21043/thabiea.v3i2.8893

Johnson, Elaine B. (2009). Contextual Teaching And Learning.Bandung. Mizan Learning Centre.

Khairunnisa, dkk. (2016). Pengembangan LKS Berbasis Problem Based Learning Bermuatan Sikap Spiritual Pada Materi Pengukuran Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Pendidikan Fisika 1 (4), 284-291.

Medriati, R. (2013). Upaya Peningkatan Hasil Belajar Fisika Siswa Pada Konsep Cahaya Kelas VII6 Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) Berbasis Laboratorium di SMPN 14 Kota Bengkulu. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung 2013, 131–139.

Mirriahi N, Joksimovic S, Gasevic D, et al. (2018) Effects of instructional conditions and experience on student reflection: A video annotation study. Higher Education Research and Development 37(6): 1245–59.

Mulyatiningsih, E. (2014). Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Nailin Asfiah, Mosik, E. P. (2017). Pengembangan Modul IPA Terpadu Kontekstual Pada Tema Bunyi. Unnes Science Education Journal, 2(1), 188–195.

Nugraheni, D., & Winarni, D. S. (2019). Pengembangan bahan ajar science teacherpreneurship berbasis karakter bagi siswa pendidikan IPA. Seminar Nasional Sains & …, 1–5. http://conference.upgris.ac.id/index.php/snse/article/view/200

Nurhasanah, N., Kasmita, W., Aswirna, P., Abshary, FI., (2020). Developing Physics E-Module Using “Construct 2â€to Support Students' Independent Learning Skills. Thabiea : Journal of Natural Science Teaching, Vol. 3 (2), 79-94. DOI: http://dx.doi.org/10.21043/thabiea.v3i2.8048

Pratiwi, R., Nyeneng, I., & Wahyudi, I. (2017). Pengembangan Modul Pembelajaran Kontekstual Berbasis Multiple Representations Pada Materi Fluida Statis. Jurnal Pembelajaran Fisika Universitas Lampung, 5(3), 120491.

Pudjawan K, I., dkk. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Purwanto, Y. & Rizki, S. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kontekstual Pada Materi Himpunan Berbantu Video Pembelajaran. Jurnal Penelitian Matematika, 4(1), 67-77.

Rahayu, D., Pratikto, H., & Rahayu, W. P. (2016). Pengembangan Modul Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Karakter Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan di SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Jurnal Pendidikan Bisnis Dan Manajemen, 2(3), 225–232.

Rahman, M. & Amri, S. (2013). Strategi Dan Desain Pengembangan Sistem Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Rusman. (2011). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Satriawan, M. & Rosmiati. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Fisika Berbasis Kontekstual Dengan Mengintegrasikan Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Pada Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Sains Pascasarjana, 6(1), 1212-1217.

Setiawan, Denny, dkk. (2017). Pengembangan Modul. Jakarta: Universitas Terbuka

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sujanem, R.. (2012). Pengembangan Modul Fisika Kontekstual Interaktif Berbasis Web Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Hasil Belajar Fisika di Singaraja. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI). 1(2); 103-117.

Sundayana, Rostiana. (2014). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Susetyo, Budi, (2010). Statistika: untuk analisis data penelitian. PT. Refika Aditama

Tanis, H. (2013). Pentingnya Pendidikan Character Building dalam Membentuk Kepribadian Siswa. Humaniora, 4(2), 1212. https://doi.org/10.21512/humaniora.v4i2.3564

Tegeh, I., dkk. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Trianto. (2013). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Utomo, L. A., Muslimin, M., & Darsikin, D. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Multimedia Pembelajaran Interaktif Model Borg And Gall Materi Listrik Dinamis Kelas X SMA Negeri 1 Marawola. JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online), 4(2), 16. https://doi.org/10.22487/j25805924.2016.v4.i2.6053

Wahyudi, Fajar. (2013). Fisika Untuk SMA/MA Kelas XI Semester 2. Sukuharjo: Fokus.

Widoyoko. (2019). Evaluasi program pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yasa , G. A. A. S., (2012). Pengembangan Modul Online Mata Kuliah Micro Teaching dengan Model Borg & Gall pada Program S1 Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Agama Hindu Singaraja. Tesis. Program Studi Teknologi Pembelajaran, Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja. 1-16.

Yolanda, Y. (2020). Development of Contextual-Based Teaching Materials in The Course of Magnetic Electricity. Thabiea: Journal of Natural Science Teaching Vol. 3(1), pp. 59-69, 2020 Available online at http://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Thabiea p-issn: 2580-8474, e-issn: 2655-898X. http://dx.doi.org/10.21043/thabiea.v3i1.6616

Yuliyanti, T.E & A. Rusilowati. (2014). Analisis Modul Ajar Fisika SMA Kelas XI Berdasarkan Muatan Literasi Sains di Kabupaten Tegal. Unnes Physics Education Journal. No. 3 Vol 2, hal 68-72.

Yunus, S. R., Sanjaya, I. G. M., & Jatmiko, B. (2013). Implementasi pembelajaran fisika berbasis guided inquiry untuk meningkatkan hasil belajar siswa auditorik. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2(1), 48–52. https://doi.org/10.15294/jpii.v2i1.2509

Zulhaini, dkk. (2016). Pengembangan Modul Fisika Kontekstual Hukum Newton Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Siswa Di MAN Model Banda Aceh. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia 04 (02), 180-19.

Downloads

Published

31-01-2021

How to Cite

Yolanda, Y. (2021). PENGEMBANGAN E-MODUL LISTRIK STATIS BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR FISIKA. Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika, 2(1), 40–56. https://doi.org/10.31851/luminous.v2i1.5235