IDENTIFIKASI POTENSI DAYA TARIK WISATA DI KECAMATAN GUMAY ULU KABUPATEN LAHAT

Authors

  • Ikhsan Rama Doni
  • Sukmaniar Sukmaniar Universitas PGRI Palembang
  • Nina Damayati

DOI:

https://doi.org/10.31851/gb2dcv63

Abstract

Pariwisata di Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, memiliki potensi yang besar, khususnya pada objek wisata Curup Maung yang menawarkan keindahan alam dan suasana sejuk. Namun, aksesibilitas menuju lokasi masih terbatas dan dukungan pengembangan dari pemerintah kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi daya tarik wisata di kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan 10 informan yang merupakan wisatawan berkunjung minimal lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata memiliki potensi besar, tetapi belum dikelola secara maksimal. Beberapa fasilitas mengalami kerusakan atau tidak berfungsi, seperti WC umum, tempat wudhu, musala, dan kantin. Wisatawan berharap adanya pengembangan daya tarik wisata yang tidak hanya meningkatkan kunjungan tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal maupun luar daerah.

References

Amri Amirrulloh, S. H. (2022). Analisa pengelolaan air terjun curup maung seagai aikon wisata kabupaten lahat, sumatera selatan. jurnal pringgitan, 16.

Andriani, J. (2017). Pengaruh Faktor Pendorong Terhadap Keputusan Berkunjung (Studi Pada Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang). Jurnal Manajemen, 7.

Hanum, P. A. (2017). Pengembangan Potensi Pantai Echo Beach Sebagai Daya Tarik Wisata di Desa Canggu. Jurnal Destinasi Pariwisata , 8.

Hendra Syaiful, A. E. (2023). Pengaruh Motivasi Terhadap Minat Kunjungan Ulang Wisatawan Mancanegara. Jurnal Manner , 59.

Ireyne Olivia Eman, B. A. (2018). Stategi Pengembangan Objek Wisata dan Danau Linouw Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tomohon. Jurnal Transdisiplin Pertanian.

Kartono (2008:8)., J. W. (2022). Identifikasi Elemen-Elemen Visual Kota Lama Banyumas. Jurnal Ilmu Sosisal, Seni, Desain dan media. Vol 1, 2.

Margaretith, P. (2016). Pelayanan, Keamanan dan daya tarik mempengaruhi minat wisatawan yang berkunjung ke objek wisata alam gunung mahawu, tomohon. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 1

Muslim, A. (2013). Interaksi Sosial Dalam Dalam Masyarakat Multietnis. Jurnal Diskursus Islam, 485

Nasution, L. (2022). Pengaruh program sapta pesona dan Fasilitas terhadap tingkat kunjungan objek wisata t-gardendi Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Darma Agung , 217.

Rahmat C. Wibowo, K. H. (2020). Pemetaan Zonasi Risiko Partisipatif Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Kawasan Obyek Wisata Kramikan dan Kawah Nirwana Desa Suka Marga. Jurnal Sakai Sambayan, 1

Ridwan, D. (2020). Keaktifan anggota karang taruna dalam meningkatkan wisata alam curup buluh tujuh tingkat di desa lubuk selo kecamatan gumay ulu kabupaten lahat. Sriwijaya University, 16.

Sari, N. N. (2019). Analisis Potensi dan Persepsi Wisatawan Dalam Implementasi Sapta Pesona di Objek Wisata Belerang Simpur Desa Kecapi. Jurnal Belantara , 169.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Supriono, E. P. (2021). Geografi Pariwisata. Yogyakarta: Grup Penerbitan CV BUDI UTAMA.

Suryani, A. I. (2017). Strategi Pengembangan Pariwisata Lokal. Jurnal Spasial: Penelitian ilmu geografi , 40.

Teti Sugiarti, M. A. (2021). Tingkat Kepuasan Masyarakat Wisatawan Terhadap Sapta Pesona Wisata Air Terjun Sedudo. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis , 249

Wardhani. (2022). Upaya pengembangan potensi wisata alam di desa wonomerto sebagai daya tarik wisata desa. jurnal pengabdian masyarakat, 1.

Zulharman, M. N. (2022). Identifikasi Potensi Pengembangan Daya Tarik Obyek WIsata Air Terjun Kanduru Di Desa Teta Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima NTB. Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial, Vol 3, 194.

Downloads

Published

2025-07-31