PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.31851/h7cdzw18Abstract
Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat didefinisikan sebagai ruang terbuka, dimana merupakan tempat tumbuh tanaman, baik tanaman yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalur Hijau Jalan. Pada penelitian ini peneliti melakukan penelitian di Taman Kota yang ada di Kota Palembang yaitu di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Jakabaring Sport City dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Kambang Iwak (KI). Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Jakabaring Sport City dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Kambang Iwak (KI). Metode yang digunakan menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu hasil analisis persepsi masyarakat terhadap Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Taman Kota Jakabaring Sport City dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Kambang Iwak (KI). Ruang Terbuka Hijau (RTH) sendiri memberikan dampak yang postitif bagi masyarakat seperti dapat digunakan sebagai tempat rekreasi serta bermanfaat untuk menyeimbangkan kualitas lingkungan dan pembangunan yang ada di perkotaan.
References
Aguspriyanti, C. D. (2021). Green Corridors: Potensi Peningkatan Ruang Terbuka Hijau Publik Ramah Di Kota Padat (Studi Kasus Kota Malang). Jurnal Arsitektur Zonasi, 4(2), 234–345. Https://Doi.Org/10.17509/Jaz.V4i2.33439
Aswar M. , Syarif B., F. S. (2019). Ketersediaan Dan Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Publik Di Kelurahan Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Plano Madani, 8(2), 205–216.
Badan Pusat Statistik Kota Palembang. (2022). Badan (Badan Pusat Statistik Kota Palembang (Ed.)). Badan Pusat Statistik Kota Palembang.
Benu, Olfie Liesje Suzana, & Lumingkewas, Jelly. R. . Lumingkewas. (2023). Perception Public Of Green Open Space In Singkil District, Manado City. Januari, 5, 47–54.
Dea Paulina, P. (2018). Kajian Kesesuaian Fungsi Taman Kota Sebagai Ruang Terbuka Hijau (Studi Multisitus Pada Tiga Taman Kota Di Kediri). Swara Bhumi, 5(6), 1–8.
Harahap, R., & Anisyah, S. (2021). Re-Interpretasi Utopisme “Palembang Emas Darussalam” Melalui Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Di Kota Palembang. Jdp (Jurnal Dinamika Pemerintahan), 4(1), 16–27. Https://Doi.Org/10.36341/Jdp.V4i1.1700
Hidayah, R., Sativa, S., & H, S. (2021). Strategi Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau Publik Di Kota Yogyakarta. Inersia: Lnformasi Dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil Dan Arsitektur, 17(1), 11–18. Https://Doi.Org/10.21831/Inersia.V17i1.40765
Januarisa, D. V., Hardiansyah, G., & Fahrizal. (2015). Persepsi Masyarakat Perkotaan Terhadap Pentingnya Fungsi Ruang Terbuka Hijau (Rth) Di Kota Pontianak. Jurnal Hutan Lestari, 4, 263–272.
Prakoso, P., & Herdiansyah, H. (2019). Analisis Implementasi 30% Ruang Terbuka Hijau (Analysis Of 30% Green Open Space Implementation In Dki Jakarta). Majalah Ilmiah Globe, 21(01-04–2019), 17–26.
Pratama, A. (2018). Persepsi Pengunjung Terhadap Fungsi Ruang Terbuka Hijau Tunjuk Ajar Integritas. 5, 1–15.
Purwanti, S. (2022). Memaksimalkan Fungsi Taman Kota Sebagai Ruang Terbuka Publik. Jurnal Jendela Inovasi Daerah, 5(1), 56–70. Https://Doi.Org/10.56354/Jendelainovasi.V5i1.114
Rosawatiningsih, N. (2019). Kebijakan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Taman Flora Surabaya. The Journal Of Society & Media, 3(1), 68. Https://Doi.Org/10.26740/Jsm.V3n1.P68-85
Rosianty, Y., Fahmi, I. A., Lensari, D., & Pernandes, F. (2020). Potensi Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Di Kecamatan Seberang Ulu Ii Kota Palembang. Sylva: Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan, 8(2), 72. Https://Doi.Org/10.32502/Sylva.V8i2.2699
Samsudi. (2010). Ruang Terbuka Hijau Kebutuhan Tata Ruang Perkotaan Kota Surakarta. Journal Of Rural And Development, 1(1), 11–19.
Sary, R. K., & Jaya, M. A. (2021). Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau Publik Yang Ramah Disabilitas Di Benteng Kuto Besak Palembang. Arsir, 5(1), 64. Https://Doi.Org/10.32502/Arsir.V5i1.3520
Sary, R. K., & Kamil, E. M. (2017). Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Di Komplek Perumahan Kencana Damai Palembang Analysis Of Green Space In Kencana Damai Residential Palembang. Jurnal Arsir, 1(2), 150–160.
Septadinata, F. M. (2020). Pembangunan Berkelanjutan Ruang Terbuka Hijau Dalam Pencegahan Bencana Banjir Di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan. 21(1), 1–9. Http://Journal.Um-Surabaya.Ac.Id/Index.Php/Jkm/Article/View/2203
Setiyawan, N., & Akbari, T. (2021). Analisis Proyeksi Perubahan Ruang Terbuka Hijau Publik Di Kota Cilegon Pada Tahun 2025. Jurnal Lingkungan Dan Sumberdaya Alam (Jurnalis), 4(1), 70–79. Https://Doi.Org/10.47080/Jls.V4i1.1215
Suhasman, Agussalim, & Yusuf, N. (2017). Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Taman Di Kota Makassar. Jurnal Inovasi Dan Pelayanan Publik Makassar, 1(2), 1–10.
Wahyuni, E., Nofrizal, & Manan, M. (2017). Analisis Fungsi Ruang Terbuka Hijau Di Kota Bagansiapiapi. 11(2), 178–190.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi by http://www.univpgri-palembang.ac.id/e_jurnal/index.php/swarna is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









