ANALISIS SPASIAL PENGEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KOTA AMBON

Authors

  • Heinrich Rakuasa Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.31851/swarnabhumi.v9i2.8607

Keywords:

analisis spasial, permukiman, kota ambon, kesesuaian lahan, spatial multi criteria analysis

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Kota Ambon sejalan dengan peningkatan kegiatan manusia diberbagai sektor terutama sektor social dan ekonomi, sehingga kebutuhan akan sumberdaya lahan juga akan meningkat, sedangkan keberadaan lahan yang tetap dan pada akhirnya akan mengakibatkan alih fungsi lahan serta akan berdampak pada kerusakan lingkungan kedepannya. Sehubungan dengan hal tersebut, dalam pengembangan kawasan permukiman di Kota Ambon kedepannya, perlu dilakukan analisis spasial kesesuaian lahan untuk permukiman untuk penilaian kategori fungsi kawasan dan kesesuaian lahan permukiman berdasarkan kondisi fisik dan RTRW yang ada. Penelitin ini bertujuan untuk menganalisis secara spasial kesesuaian lahan untuk pengembangan kawasan permukiman di Kota Ambon dan untuk mengevaluasi kesesuaian pengembangan kawasan permukiman dengan RTRW Kota Ambon tahun 2011-203. Penelitian ini menggunakan metode Spatial Multi Criteria Analysis (SMCA). Hasil penelitian kemudian digunakan untuk mengevaluasi RTRW Kota Ambon 2011-2031. Hasil analisis SMCA menunjukan bahwa seluas 13.282, 46 ha yang sesuai dan 2.019, 88 ha yang cukup seusai pengembangan kawasan permukiman. Berdasarkan hasil evaluasi RTRW didapati banyak terdapat penyimpangan terkait pengembangan kawasan permukiman di kawasan lindung serta terkait jarak >100 m dari sempadan sungai yang tidak boleh dilakukan pembangun permukiman sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2011 yang belum ada di RTRW Kota Ambon, untuk ini hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi refrensi dalam evaluasi RTRW Kota Ambon kedepannya

Author Biography

  • Heinrich Rakuasa, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura

    Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura

References

Amir, A. K., Wunas, S., & Arifin, M. (2020). Settlement development based on land suitability. {IOP} Conference Series: Earth and Environmental Science, 419(1), 12083.

Babushka, A., & Romanovskyi, A. (2020). Application of Multi-Criteria Decision Making to create a map of suitability areas of city Lviv for selection of the location a residence. International Conference of Young Professionals «GeoTerrace-2020», 1–5.

BPS. (2021). Kota Ambon Dalam Angka 2021 (BPS Kota Ambon (ed.)). BPS Kota Ambon.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon. (2012). Peraturan Daerah Kota Ambon Nomor 24 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Ambon Tahun 2011 Sampai Dengan Tahun 2031. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon.

Direktorat Jenderal Penataan Ruang Departemen Pekerjaan Umum. (2007). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 41/PRT/M/2007 tentang Pedoman Kriteria Teknis Kawasan Budidaya. Direktorat Jenderal Penataan Ruang Departemen Pekerjaan Umum.

Gigović, L., Jakovljević, G., Sekulović, D., & Regodić, M. (2018). GIS Multi-Criteria Analysis for Identifying and Mapping Forest Fire Hazard: Nevesinje, Bosnia and Herzegovina. Tehnicki Vjesnik - Technical Gazette, 25(3).

Gupta, P., & Bharat, A. (2022). Developing sustainable development Index as a tool for appropriate urban land take. Environment, Development and Sustainability. https://doi.org/10.1007/s10668-021-01992-y

He, Q., He, W., Song, Y., Wu, J., Yin, C., & Mou, Y. (2018). The impact of urban growth patterns on urban vitality in newly built-up areas based on an association rules analysis using geographical ‘big data.’ Land Use Policy, 78(July), 726–738.

Heery, E. C., Hoeksema, B. W., Browne, N. K., Reimer, J. D., Ang, P. O., Huang, D., Friess, D. A., Chou, L. M., Loke, L. H. L., Saksena-Taylor, P., Alsagoff, N., Yeemin, T., Sutthacheep, M., Vo, S. T., Bos, A. R., Gumanao, G. S., Syed Hussein, M. A., Waheed, Z., Lane, D. J. W., … Todd, P. A. (2018). Urban coral reefs: Degradation and resilience of hard coral assemblages in coastal cities of East and Southeast Asia. Marine Pollution Bulletin, 135, 654–681.

I Wayan Gede Krisna Arimjaya, Nadhi Sugandhi, Nur Aliyah, Septianto Aldiansyah, Y. R. A. R. (2022). Identifikasi Pengembangan Kawasan Permukiman Dengan Metode Spatial Multi Criteria Analysis (Studi Kasus: Re-Evaluasi RTRW Provinsi Kalimantan Tengah). Seminar Nasional Geomatika VI: Inovasi Geospasial Dalam Pengurangan Risiko Bencana, 735–748.

Kaur, H., & Garg, P. (2019). Urban sustainability assessment tools: A review. Journal of Cleaner Production, 210, 146–158.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2015). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 28/PRT/M/2015 Tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Novia Utami, N. D., Supriatna, & Anggrahita, H. (2019). Spatial Dynamics Model of Land Availability and Mount Merapi Disaster-Prone Areas in Sleman Regency, Yogyakarta Special Region Province. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 311(1), 012021.

Peraturan Daerah Kota Ambon. (2018). Peraturan Daerah Kota Ambon Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman. Peraturan Daerah Kota Ambon.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2011). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia.

Purnamasari, R. A., Ahamed, T., & Noguchi, R. (2019). Land suitability assessment for cassava production in Indonesia using GIS, remote sensing and multi-criteria analysis. Asia-Pacific Journal of Regional Science, 3(1), 1–32.

Van Herwijnen, M., & Rietveld, P. (2019). Spatial dimensions in multicriteria analysis. In Spatial multicriteria decision making and analysis. Routledge.

Zheng, Q., Weng, Q., & Wang, K. (2021). Characterizing urban land changes of 30 global megacities using nighttime light time series stacks. ISPRS Journal of Photogrammetry and Remote Sensing, 173, 10–23.

Downloads

Published

2025-04-03