KERAGAMAN SPESIES LALAT BERDASARKAN LOKASI PENANGKAPAN DI PASAR INDUK JAKABARING PALEMBANG

Yunita Panca Putri

Abstract


ABSTRACT

The variation of bait used can make the fly interested. Flies eat food eaten by humans everyday, such as sugar, milk, protein, fat and other foods, human waste and blood. Flies also like foods that are undergoing a process of fermentation / decay. Flies that perch on food disrupt performance and potentially carry contaminants and reduce the health quality of food ingredients. Flies can be vectors of diseases that are endemic and need serious handling if an area is found with high density flies, therefore it is known the diversity of species of flies based on the fishing location at the Jakabaring market in Palembang. This  study aims to identify the diversity of species of flies found in the Jakabaring Central Market Palembang. The place for sampling flies is the main market of Jakabaring Palembang, while the place of research is conducted at the Laboratory of Biology, Science Center, University of PGRI Palembang. The results obtained were 5 species of flies found in the main market of Palembang's Jababaring namely Muscadomestica, Chrysomyasp., Lucilia sp., Sarcophaga sp., And Fannia sp. and the fish plot is the catching location with the most number of flies found.

 

Keywords: House fly; market of Jakabaring Palembang; Feed / food variations

ABSTRAK

         Variasi umpan yang digunakan dapat membuat lalat tertarik. Lalat memakan makanan yang dimakan manusia setiap hari, seperti gula, susu, protein, lemak dan makanan lain, kotoran manusia dan darah. Lalat juga menyukai makanan yang mengalami proses fermentasi / pembusukan. Lalat yang hinggap pada makanan mengganggu kinerja dan berpotensi membawa kontaminan dan mengurangi kualitas kesehatan bahan makanan. Lalat dapat menjadi vektor penyakit yang endemik dan perlu penanganan serius jika suatu daerah ditemukan dengan lalat kepadatan tinggi, oleh karena itu perlu diketahui keanekaragaman spesies lalat berdasarkan lokasi penangkapan di Pasar  Induk Jakabaring Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman spesies lalat yang ditemukan di Pasar Induk Jakabaring Palembang. empat pengambilan sampel lalat adalah Pasar Induk Jakabaring Palembang, sedangkan tempat penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi, Science  Center, Universitas PGRI Palembang. Hasil penelitian diperoleh 5 jenis lalat yang ditemukan di Pasar Induk Jababaring Palembang yaitu Musca domestica, Chrysomya sp., Lucilia sp., Sarcophaga sp., dan Fannia sp. dan lokasi ikan adalah lokasi penangkapan dengan jumlah lalat terbanyak. Kata kunci: Lalat,  Pasar Induk Jakabaring Palembang, Variasi pakan / makanan.



Full Text:

PDF

References


Borror, D.J., C.A. Triplehom., and N.F. Jonhson, 1992. An Introduction To The Insect TerjemahanPartosoedjono, S danMukayat, D.B. Gajah MadaUniversitas Press. Yogyakarta: xviii+1009 hlm.

Erpina Santi Meliana Nadeak MSR, Rwanda T, iskandar I. 2015. Efektifitas Variasi Umpan Dalam Penggunaan Fly Trap Di Tempat Pembuangan Akhir Ganet Kota Tanjungpinang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas. 10(1): 82-86.

Kalshoven LGE. 1981. Pest of Crops in Indonesia. Revised and Translated by van der Laan. PT. Ichtiar Baru-van Hoeven. Jakarta.

Lilies C. 1991. Kunci Determinasi Serangga. Kanisius. Jakarta: xii+223 hlm.

Putri PY, Jasmi, Armein, dan Zeswita L. 2013. Keanekaragaman Lalat (Cyclorrapha: Diptera) Pada Lokasi Penjualan Ikan Segar Di Kota Padang. Universitas Andalas Padang. Jurnal of Biological Education. 2(2) : 1-6.

Wahyu N, Suharto G , dan Kirana S. 2009. Perbedaan Genus Larva Lalat Pada Bangkai Tikus Wistar Diletakan Di Darat, Air Tawar dan Air Laut. Laporan Akhir Penelitian Karya Tulis Ilmiah. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang: 29 hlm.

Yuriatni. 2011. KeanekaragamanLalat (Cyclorrapha: Diptera) Dan ParasitUsus Yang Dibawanya Di Kabupaten Dan Kota Solok Sumatera Barat .Tesis. Padang: Pasca Sarjana Universitas Andalas Padang.




DOI: http://dx.doi.org/10.31851/indobiosains.v1i2.3197